
JAKARTA – Keluarga Kerajaan mempunyai beberapa orang aturan ketenagakerjaan yang tidaklah biasa, termasuk pengasuh untuk Pangeran George, Putri Charlotte, Pangeran Louis.
Pangeran William kemudian Kate Middleteon memang sebenarnya membentuk kembali tradisi kerajaan dengan pendekatan dengan segera di mengasuh anak. Sebagai orang tua, pasangan ini secara berpartisipasi berpartisipasi pada keberadaan sehari-hari anak-anak mereka, menyeimbangkan tugas kerajaan dengan tanggung jawab keluarga.
Dikutip Marca, dedikasi Pangeran William serta Kate Middleteon terbukti di komitmen dia terhadap kegiatan rutin, seperti mengantar anak ke sekolah lalu menghabiskan waktu berkualitas dalam rumah. Baik itu menonton TV, memasak, atau menikmati permainan di tempat luar ruangan, William juga Kate menekankan pentingnya sekolah yang mana membumi.
Pengasuh Anak
Untuk memberi anak-anak merek hidup yang dimaksud tambahan biasa serta pribadi, keluarga Pangeran William kemudian Kate Middleteon pindah dari Istana Kensington pada London ke Adelaide Cottage pada Windsor. Pergeseran ini juga menandai pembaharuan dari tradisi kerajaan dikarenakan mereka memilih untuk tidak ada memiliki staf yang tinggal di tempat rumah.
Maria Teresa Turrion Borrallo, pengasuh anak yang digunakan dilatih pada Norland, bukan lagi tinggal bersatu keluarga Pangeran William serta Kate Middleteon, tetapi masih menjadi tokoh penting di keberadaan mereka.
Maria, yang digunakan telah lama merawat anak-anak Pangeran William lalu Kate Middleteon sejak 2014, memainkan peran penting di perkembangan mereka, termasuk mengajari mereka bahasa Spanyol lalu mengatur kegiatan luar ruangan, seperti berkebun lalu bersepeda.
Pengaruh Maria meluas melampaui tugas-tugas praktisnya. Dilaporkan bahwa ia mematuhi aturan pengasuhan anak kerajaan untuk tiada menggunakan kata “anak” pada waktu menyapa anak-anak, lantaran dianggap bukan sopan. Louise Heren, penulis Nanny in a Book, menjelaskan pedoman ini sebagai cara untuk menghormati individualitas anak-anak.
Kontribusi Maria terhadap institusi belajar anak-anak sangatlah signifikan. Selama kunjungan ke peternakan pada tahun 2017, Putri Kate mengungkapkan bahwa Pangeran George, yang digunakan baru berusia tiga tahun, dapat menghitung sampai 10 pada bahasa Spanyol. Demikian pula, pada 2018, Putri Charlotte, yang digunakan pada waktu itu baru berusia dua tahun, telah dapat berbicara pada dua bahasa.
Dengan menggabungkan nilai-nilai tradisional dengan teknik pengasuhan modern, Pangeran William dan juga Putri Kate menetapkan standar baru pada keluarga kerajaan. Fokus mereka pada rasa hormat, kesederhanaan, juga pengalaman mengasuh menunjukkan keinginan dia untuk mempersiapkan anak-anak merekan untuk tanggung jawab kerajaan lalu realitas kehidupan.






