
JAKARTA – Pertamina EP memacu generasi muda menjadi petani milenial yang dimaksud peduli dengan lingkungan juga membuka potensi usaha baru di tempat bidang pertanian melalui inisiatif Kerja Tani Berdikari lalu Tahan Pangan (Jari Tangan) dengan membentuk Tim Tani Mukti di tempat Indramayu, Jawa Barat.
Tujuan dibentuknya Tim Tani Mukti adalah untuk meningkatkan penghasilan petani, menghurangi pengangguran di tempat kalangan usia produktif muda dan juga mengembangkan budidaya
hortikultura.
“Semoga inisiatif yang digunakan dikembangkan sama-sama Pertamina EP ini dapat menarik generasi muda untuk mengembangkan sektor pertanian, menciptakan generasi petani yang digunakan peduli dengan lingkungan, dan juga membuka kesempatan usaha baru di dalam bidang pertanian,” ujar Suman (29) pelopor petani milenial kegiatan Tani Mukti di tempat Indramayu.
Suman berupaya menyebarluaskan konsep pertanian yang ramah lingkungan, khususnya pertanian hortikultura organik. Dari percobaan yang dimaksud mereka itu lakukan, pemanfaatan pupuk organik mampu meningkatkan pH tanah kemudian mempercepat usia panen padi.
Melalui kegiatan tersebut, Pertamina EP diganjar tiga penghargaan pada event Indonesia Sustainable Development Awards (ISDA) 2024 di tempat penghujung tahun lalu. Rencana Jari Tangan mengantongi penghargaan Platinum.
Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang mana terlibat, juga kolaborasi dengan para pemangku kepentingan. Kami berazam mengatur perusahaan hulu migas yang tersebut berkelanjutan, dengan menerapkan praktik tanggung jawab sosial lalu lingkungan,” kata Wazirul Luthfi, Head of Communication Relations & CID Pertamina EP.






