
Ibukota Indonesia – Pertarungan antara Timnas Nusantara menghadapi Australia pada Kamis (20/3) di lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Global 2026 akan dilakukan di dalam Sydney Football Stadium.
Stadion ini, yang tersebut secara komersial dikenal dengan nama Allianz Stadium Sydney, merupakan stadion yang mana berubah menjadi saksi sejarah bagi beraneka momen penting pada sepak bola Australia.
Sejarah juga kedudukan stadion
Sydney Football Stadium terletak pada Moore Park, sebuah kawasan di Sydney, New South Wales, Australia. Stadion ini dibangun sebagai substitusi stadion lama dengan nama yang tersebut serupa kemudian secara resmi dibuka pada 28 Agustus 2022.
Dengan kapasitas mencapai 42.500 penonton, stadion ini bermetamorfosis menjadi markas bagi beberapa klub besar seperti Sydney Roosters (National Rugby League), New South Wales Waratahs (Super Rugby), dan juga Sydney FC (A-League Men).
Tidak hanya saja digunakan untuk pertandingan sepak bola serta rugby, stadion ini juga kerap berubah menjadi venue beragam konser musik dan juga acara besar lainnya. Bahkan, pada 2023, Sydney Football Stadium berubah jadi salah satu posisi penyelenggaraan Piala Planet Wanita FIFA.
Kembali berubah menjadi rumah The Socceroos
Laga kontra Timnas Nusantara menandai kembalinya Timnas Australia ke Sydney Football Stadium pasca terakhir kali bermain pada stadion ini pada Maret 2017. Saat itu, Australia berhasil mengalahkan Uni Emirat Arab dengan skor 2-0 di putaran ketiga Kualifikasi Piala Bumi 2018.
CEO Federasi Sepak Bola Australia, James Johnson, mengungkapkan kegembiraannya lantaran timnas dapat kembali bermain di dalam stadion bersejarah ini.
"Sydney bermetamorfosis menjadi tempat terjadinya beberapa momen ikonik di sejarah Timnas Australia. Kami sangat bahagia dapat mengakibatkan Socceroos kembali ke kota ini," ujarnya.
Hal yang mirip juga dirasakan oleh ahli Australia, Tony Popovic. Pria yang dimaksud lahir ke Sydney lalu mengawali karier profesionalnya pada kota ini menganggap pertandingan nanti sebagai momen spesial.
"Itu bermetamorfosis menjadi momen spesial untuk saya, keluarga, juga teman-teman dekat yang berubah menjadi bagian penting dari karier saya. Itu juga akan spesial untuk pemain dan juga staf timnas yang tersebut berasal dari New South Wales," kata Popovic.
Beberapa pemain Australia ketika ini juga miliki latar belakang yang mana kuat dengan kota Sydney, seperti Mitchell Duke (FC Machida Zelvia), Lewis Miller (Hibernian FC), serta kiper andalan Maty Ryan (RC Lens).
Harga tiket serta antusiasme penonton
Bagi para penggemar yang tersebut ingin menyaksikan secara langsung pertandingan ini, tiket pertandingan telah dilakukan tersedia dengan nilai tukar yang mana cukup bervariasi. Berikut adalah daftar nilai tukar tiket resmi:
- Anak-anak: 16 dolar Negeri Paman Sam (sekitar Rp255 ribu)
- Konsesi (kelompok tertentu): 19 dolar Negeri Paman Sam (sekitar Rp302 ribu)
- Dewasa: 29 dolar Negeri Paman Sam (sekitar Rp462 ribu)
- Paket keluarga: 89 dolar Amerika Serikat (sekitar Rp1,4 juta)
Dengan nilai tukar yang cukup terjangkau lalu atmosfer stadion yang dimaksud ikonik, pertandingan ini diprediksi akan berlangsung seru dan juga dihadiri sejumlah penggemar sepak bola dari kedua negara.
Sydney Football Stadium bukanlah hanya sekali sekadar tempat bertanding, tetapi juga mempunyai nilai sejarah yang dimaksud kuat bagi sepak bola Australia. Kembalinya Socceroos ke stadion ini berubah jadi turnamen yang digunakan sangat dinantikan, terlebih dengan atmosfer yang dimaksud diprediksi akan penuh semangat.
Bagi Timnas Indonesia, laga ini berubah menjadi tantangan besar di perjalanan menuju Piala Global 2026. Apakah dia mampu mencetak sejarah dalam stadion megah ini? Kita tunggu jawabannya pada 20 Maret nanti.
Artikel ini disadur dari Mengenal Sydney Football Stadium: Venue laga Indonesia vs Australia






