
JAKARTA – Direktur Utama KAI , Didiek Hartantyo mencatatkan prestasi dengan meraih dua penghargaan bergengsi di area bidang pemasaran pada turnamen Marketeer of The Year 2024. Kedua penghargaan itu seperti The Best Industry Marketing Champion 2024 for The Transportations Sector, kemudian Best of The Best Marketeer of The Year 2024.
“Penghargaan ini adalah bukti dari keberhasilan perubahan struktural yang kami lakukan dengan tiga prinsip utama yaitu adaptif, solutif, serta kolaboratif,” ujar Didiek di keterangan resmi, diambil Selasa (10/12/2024).
Didiek merinci, perubahan seperti digitalisasi sistem tiket, layanan compartment suite, hingga kereta panoramic tidaklah semata-mata memberikan pengalaman perjalanan yang dimaksud nyaman tetapi juga emosional bagi pelanggan.
“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh pasukan KAI yang tersebut telah terjadi bekerja keras dan juga berinovasi untuk menjadikan KAI sebagai perusahaan transportasi kelas dunia. Hal ini adalah motivasi untuk terus memberikan yang tersebut terbaik bagi pelanggan lalu bangsa Indonesia,” tambah Didiek.
Menurutnya, sejak tahun 2020 dalam berada dalam tantangan pandemi Covid 19, KAI sudah pernah melakukan perubahan besar-besaran. Pendekatan berbasis data, integrasi teknologi, dan juga tata kelola perusahaan yang dimaksud baik menjadi landasan strategi KAI.
Pada kesempatan terpisah Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengungkapkan selain aspek finansial, KAI juga mentransformasi layanan juga infrastruktur. KAI menghadirkan pengembangan seperti kereta panoramic, compartment suite, hingga face recognition boarding. Semua ini didesain untuk memberikan pengalaman perjalanan yang mana tak cuma fungsional, tetapi juga emosional.
“Penghargaan ini mencerminkan apresiasi terhadap dedikasi KAI di menciptakan layanan transportasi yang dimaksud inklusif lalu inovatif, melayani berbagai segmen penduduk dari Commuter Line hingga penumpang kereta api jarak jauh. KAI juga berhasil memposisikan diri sebagai pelopor dalam sektor transportasi melalui komoditas premium yang digunakan memiliki target segmen pangsa baru, sekaligus terlibat menggalang inisiatif mengintegrasikan moda transportasi darat, laut, juga udara,” tutup Anne.






