
Nama Seiya Tsutsumi sedang hangat diperbincangkan di tempat dunia tinju setelahnya berhasil mengungguli penghargaan kelas bantam WBA pada 13 Oktober 2024. Kejayaan ini datang pasca Tsutsumi menaklukkan Takuma Inoue , yang mana sebelumnya memegang gelar kejuaraan tersebut. Duel epik antara dua petinju tangguh Negeri Matahari Terbit ini berlangsung di dalam Ariake Arena, Tokyo,13 Oktober 2024.
Profil Seiya Tsutsumi Petinju Perusak Takhta Takuma Inoue
Tsutsumi, kelahiran 24 Desember 1995, memulai karier tinju profesionalnya pada 27 Maret 2018 dengan kemenangan KO di tempat ronde pertama. Sejak ketika itu, ia menunjukkan peningkatan signifikan dengan memenangi berbagai pertarungan pada pada lalu luar negeri. Namun, jalan Tsutsumi menuju penghargaan dunia tidaklah mulus. Ia harus melalui beberapa jumlah pertandingan sulit, termasuk dua kali berakhir imbang pada waktu melawan Kazuki Nakajima dan juga Daigo Higa—dua nama besar di dunia tinju Jepang.
Kendati demikian, Tsutsumi bukan menyerah. Pada 23 Juni 2022, ia mencatatkan kemenangan besar dengan merebut peringkat Juara Kelas Bantam Negeri Sakura setelahnya mengalahkan Kyosuke Sawada lewat TKO di area ronde kedelapan. Sejak itu, kariernya semakin cemerlang. Defense gelarnya sukses di beberapa pertarungan, termasuk kemenangan melawan Kenshin Oshima serta Jin Minamide, yang digunakan masing-masing berakhir dengan TKO.
Tragedi di Hidup Tsutsumi
Meski kariernya semakin melejit, Tsutsumi juga menghadapi tragedi. Pada 26 Desember 2023, ia bertarung melawan Kazuki Anaguchi pada kompetisi undercard Naoya Inoue vs Marlon Tapales. Pertarungan itu menjadi salah satu momen penting di karier Tsutsumi, di tempat mana ia menang dengan tindakan bulat setelahnya empat kali menjatuhkan Anaguchi. Namun, sayangnya, Anaguchi tidak ada pernah bangun dari kondisi koma yang tersebut dialaminya setelahnya pertarungan dan juga meninggal enam minggu kemudian. Tsutsumi menyatakan rasa sedih yang dimaksud mendalam berhadapan dengan insiden itu, serta berjanji akan terus berupaya menjadi petinju yang dimaksud lebih banyak baik tanpa melupakan pengalaman pahit tersebut.
Tatap Gelar Juara Dunia
Pada awal 2024, Tsutsumi memutuskan untuk mengurangi gelar kejuaraan juara Negeri Matahari Terbit kemudian fokus mengejar peringkat dunia. Keputusannya terbukti tepat ketika ia mendapat kesempatan untuk menantang Takuma Inoue pada kompetisi WBA Bantamweight Championship. Dalam pertarungan sengit dalam Tokyo, Tsutsumi tampil dominan lalu berhasil meraih kemenangan pertandingan dengan tindakan mutlak dari juri pasca 12 ronde penuh ketegangan.
Dengan kemenangan ini, Tsutsumi resmi menyandang peringkat Juara Global WBA Kelas Bantam, sekaligus menambah panjang daftar petinju Negeri Sakura yang digunakan sukses di area panggung dunia. Kemenangannya menghadapi Takuma Inoue mengukuhkan posisinya sebagai salah satu petinju terbaik di tempat dunia pada waktu ini, dengan rekor tak terkalahkan 12-0-2.
Kemenangan besar ini tidaklah hanya sekali menyebabkan peringkat dunia bagi Tsutsumi, tetapi juga membuka prospek besar bagi pertarungan-pertarungan spektakuler pada masa mendatang. Banyak penggemar kemudian analis tinju memprediksi bahwa Tsutsumi akan menjadi salah satu kekuatan besar pada divisi bantam di beberapa tahun ke depan. Sementara itu, Tsutsumi tetap memperlihatkan rendah hati, berfokus pada latihan kemudian siap menghadapi tantangan yang dimaksud lebih lanjut besar pada kancah tinju dunia.
Dengan semangat juang serta dedikasinya yang dimaksud luar biasa, Tsutsumi tampaknya akan terus menorehkan sejarah baru pada dunia tinju. Penggemar tinju di dalam seluruh dunia pada masa kini menanti siapa lawan berikutnya yang mana akan menghadapi raja baru kelas bantam ini.






