
Isu kepelatihan ganda putra Malaya semakin memanas. Nama Herry Iman Pierngadi , instruktur ganda putra Indonesia yang dimaksud legendaris, santer terdengar akan mengisi kedudukan yang dimaksud ditinggalkan Tan Bin Shen di area Asosiasi Bulu Tangkis Tanah Melayu (BAM).
Menanggapi kabar tersebut, pasangan ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, mengaku terbuka dengan siapapun yang akan menjadi instruktur baru mereka. “Bagi kami, siapa sekadar bisa. Dua-duanya (Herry Iman juga Mathias Boe) juga bisa, jadi tak ada masalah. (Yang penting ahli baru) sanggup membantu sektor ganda putra. Itu adalah tujuan utama bagi kami,” ujar Aaron Chia.
Aaron menambahkan bahwa yang terpenting bagi mereka adalah adanya peningkatan performa lalu prestasi ganda putra Malaysia. Ia juga memahami dinamika pergantian pembimbing pada dunia olahraga. “Pelatih datang lalu pergi dan juga banyak berganti. Kami semata-mata perlu melanjutkan semata (latihan kemudian turnamen),” tambahnya.
Sementara itu, Herry IP sendiri pada waktu ini masih menjadi sorotan setelahnya Herry IP dicoret dari daftar instruktur Pelatnas PBSI Cipayung 2025. Selain Malaysia, beberapa negara lain seperti China juga dikabarkan tertarik untuk mendapatkan jasanya.
Di sisi lain, Aaron Chia turut mengomentari kebijakan Tan Bin Shen yang dimaksud akan hengkang dari BAM. Menurutnya, pergantian pembimbing adalah hal yang biasa di olahraga. Sebagai pemain, beliau semata-mata ingin fokus menjaga performanya dan juga menerima arahan dari pelatih.
“Seperti yang saya katakan, pembimbing datang lalu pergi dan juga kerap berganti. Kami cuma perlu melanjutkan semata (latihan kemudian turnamen),” tutur pemain berusia 27 tahun itu.






