
JAKARTA – Kejayaan tipis satu-nol menghadapi Myanmar di tempat laga perdana Grup B Piala AFF 2024 membawa dampak positif pada peringkat FIFA Timnas Indonesia. Meski kompetisi ini bukan masuk di program resmi FIFA Matchday, hasil pertandingan tetap saja diperhitungkan untuk perolehan poin ranking FIFA, meskipun dengan bobot lebih banyak kecil.
Berdasarkan data dari football-ranking.com, kemenangan ini menambah 1,8 poin untuk Indonesia, sehingga total poin merekan naik dari 1.135,11 menjadi 1.136,91 poin. Dengan total tersebut, Timnas Indonesia diproyeksikan naik ke peringkat 124 dunia, menggusur Rwanda yang tersebut mempunyai 1.136,06 poin.
Pertandingan melawan Myanmar dijalankan di dalam Stadion Thuwunna, Yangon, Hari Senin (9/12/2024) waktu malam WIB. Gol tunggal kemenangan Indonesia dicetak pada menit ke-76 melalui tekanan agresif yang dimaksud akhirnya memaksa penjaga gawang Myanmar, Zin Nyi Nyi Aung, melakukan gol bunuh diri. Keputusan pembimbing Shin Tae-yong untuk menurunkan Asnawi Mangkualam, Victor Dethan, lalu Rafael Struick di area fase kedua terbukti krusial, menguatkan lini serang Garuda yang mana tampil lebih lanjut tajam.
Piala AFF 2024 memberikan kesempatan besar bagi Timnas Indonesia untuk memperbaiki sikap merek di dalam ranking FIFA. Jika Indonesia mampu menyapu bersih seluruh delapan pertandingan di tempat kejuaraan ini dengan kemenangan, tambahan total sekitar 18,52 poin dapat menyebabkan dia naik hingga peringkat 119 dunia.
Namun, tantangan ke depan masih berat. Meski telah terjadi mengawali kejuaraan dengan poin penuh serta memuncaki klasemen sementara Grup B, Garuda masih harus menghadapi Laos juga Vietnam, dua kelompok yang digunakan juga menjadi ancaman penting di dalam fase grup.
Kenaikan peringkat FIFA tidak hanya saja persoalan gengsi, tetapi juga berimplikasi pada berbagai aspek strategis sepak bola Indonesia, termasuk prospek mendapatkan lawan-lawan yang tambahan berkualitas di area laga uji coba internasional, juga daya tarik bagi para pemain warga negara yang tinggal di luar negeri untuk bergabung dengan skuad Garuda.
Dengan modal awal kemenangan berhadapan dengan Myanmar, Timnas Indonesia tidaklah cuma menjaga asa meraih penghargaan juara, tetapi juga membuka kesempatan memperbaiki kedudukan mereka di area kancah sepak bola dunia. Semua mata pada saat ini tertuju pada laga berikutnya, di area mana Garuda diharapkan terus terbang tinggi.






