
INDIA – Hyundai Ioniq 5 menyebabkan kejutan: mencatatkan rekor dunia baru dengan menempuh pembaharuan ketinggian terbesar yang pernah dicapai oleh sebuah mobil listrik.
Tim Hyundai di dalam India, dengan bantuan regu peserta balap profesional dari Evo India, berhasil membejek Ioniq 5 menyeberangi pembaharuan ketinggian sebesar 5.802 meter, mulai dari titik tertinggi yang tersebut dapat dijangkau dengan mobil di dalam India, Umling La di tempat Leh Ladakh, hingga ke Kuttanad, Kerala. Perjalanan yang disebutkan mencakup jarak lebih besar dari 4.900 km.
“Bukan Mobil Kaleng-kaleng”!

Yang lebih banyak mengesankan, Hyundai menggunakan Ioniq 5 versi produksi standar dengan akumulator 72,6 kWh untuk mencapai rekor ini.
“Dilengkapi akumulator berkapasitas tinggi 72,6 kWh, Hyundai Ioniq 5 memberikan jarak tempuh luar biasa, keamanan canggih, dan juga teknologi pintar mutakhir, menawarkan pelanggan pengalaman mobilitas listrik yang dimaksud menyenangkan kemudian serbaguna,” ungkap Hyundai pada sebuah pernyataan.
14 Hari Perjalanan “Menegangkan”

Perjalanan untuk mencapai rekor dunia ini memakan waktu 14 hari lalu melintasi berbagai kondisi ekstrem, mulai dari suhu beku juga jalur pegunungan yang digunakan curam dalam Himalaya hingga wilayah pesisir yang dimaksud lembap di area Kerala.
“Sepanjang perjalanan, Hyundai Ioniq 5 menegaskan posisinya sebagai tolok ukur di mobilitas listrik, menavigasi lingkungan yang digunakan keras dengan lancar,” tambah Hyundai.
“Bangga serta Terharu”!

Unsoo Kim, Managing Director Hyundai Motor India Limited, mengungkapkan kebanggaannya berhadapan dengan pencapaian ini. “Pencapaian ini merupakan bukti dari komitmen Hyundai yang tersebut teguh terhadap inovasi, keunggulan teknologi, juga keberlanjutan,” ujar Kim.
Lebih dari Sekadar “Pamer” Mobil
Pencapaian Hyundai Ioniq 5 ini bukanlah hanya saja sekadar “pamer” mobil. Rekor ini menunjukkan kemajuan pesat di teknologi elemen penyimpan daya lalu kendaraan listrik pada dekade terakhir.
Data lalu Tren Mobil Listrik:
– Penjualan mobil listrik global mencapai 10,5 jt unit pada tahun 2023. (International Energy Agency/IEA)
– Baterai lithium-ion sudah mengalami penurunan nilai sebesar 89% sejak tahun 2010. (BloombergNEF)
– Jarak tempuh rata-rata mobil listrik sekarang mencapai lebihdari300km.






