
JAKARTA – Deputi Area Penyelenggaraan Pengembangunan Kompetensi Lembaga Administrasi Negara (LAN) Basseng mengapresiasi Kementerian Agama ( Kemenag ) yang dimaksud telah terjadi menunjukkan kerja sama, kolaborasi, lalu komitmen yang dimaksud tinggi di penyelenggaraan Latihan Kepemimpinan Nasional Derajat II (PKN Tk.II) Angkatan XXVII.
Menurut Basseng, Bekerjasama yang telah terjalin selama tiga tahun berturut-turut ini sangat penting. Menurut Basseng PKN Taraf II ini tidaklah cuma dihadiri oleh oleh pegawai Kementerian Agama, tetapi juga oleh instansi non-Kementerian Agama, seperti Kejaksaan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Polri, kemudian Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
“Mengutus pegawai untuk mengikuti pelatihan kepemimpinan ini sangat strategis. Artinya, akan menghasilkan kembali pemimpin-pemimpin baru. Dengan pemimpin yang baru, tentu suasana diskusi lalu kualitas kepemimpinan akan semakin meningkat,” ucap Basseng pada waktu menangguhkan PKN II Angkatan XXVII di area Jakarta, Rabu (13/11/2024).
Di era ketika ini, kata Basseng, sasaran-sasaran penyelenggaraan semakin tinggi. Dengan adanya pemimpin-pemimpin baru, diharapkan pembangunan Indonesia dapat semakin forward kemudian berdaya saing. “Di lingkungan Kementerian Agama target-target yang dimaksud harus terus ditingkatkan. Relasi beragama dan juga kualitasnya juga akan mengikuti arahan dari Bapak Presiden,” tutur Basseng.
Dilepasnya para partisipan PKN, lanjut Basseng, untuk kembali ke instansinya masing-masing identik seperti produk-produk baru yang digunakan diluncurkan, para partisipan dianggap andal dan juga mumpuni untuk menjadi pemimpin di dalam tempat kerja masing-masing.
“Saya mengundang saudara-saudara untuk merefleksikan perjalanan ke depan. Sebagai pemimpin, tentu saudara dapat memprediksi tantangan yang digunakan akan dihadapi. Apakah tantangannya akan semakin mudah atau semakin tinggi? Dari prediksi itulah saudara bisa jadi menentukan strategi,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Basseng mengungkapkan seluruh kontestan PKN II sudah ada memenuhi kriteria kelulusan dengan nilai pada menghadapi 71. Bahkan, ada yang memperoleh nilai di area menghadapi 90, sehingga mendapatkan predikat sangat memuaskan.
Kepala Badan (Kaban) Moderasi Beragama serta Penguraian Informan Daya Individu (BMBPSDM) Kementerian Agama, Suyitno menyampaikan kontestan PKN II berjumlah 60 orang. Namun oleh sebab itu satu serta lain hal, satu partisipan mengundurkan diri.
“Peserta berasal dari berbagai institusi, termasuk 46 orang dari Kementerian Agama, satu orang dari Sekretariat Jenderal MPR, satu orang dari Kementerian Keuangan, dua orang dari KPK, dua orang dari Kejaksaan Agung, kemudian enam orang dari Kepolisian,” ungkap Kaban.
Menurutnya, ini adalah ketiga kalinya oleh BMBPSDM Kementerian Agama, yang tersebut mendapat mandat untuk menyelenggarakan PKN II secara mandiri. Kaban berharap pihaknya ke depannya semakin siap untuk menyelenggarakan pelatihan ini secara mandiri.






