
JAKARTA – Ketua DPP PDIP Area Reformasi Sistem Hukum Nasional, Ronny Talapessy mengumumkan bahwa pihaknya telah terjadi mendapat informasi Hasto Kristiyanto akan segera ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) jelang penyelenggaraan Kongres PDIP 2025. Adapun Kongres PDIP dijadwalkan dilakukan pada April 2025.
“Yang ingin kami komunikasikan ke publik, kami mendengar informasi bahwa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ditarget akan ditahan sebelum Kongres PDIP yang mana akan berlangsung di waktu dekat,” kata Ronny di dalam Kantor DPP PDIP, Menteng, DKI Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2025).
Hal ini diungkapkan Ronny pada jumpa pers terkait perkembangan perkara hukum yang tersebut menyeret Hasto hingga ditetapkan sebagai terperiksa di persoalan hukum suap Harun Masiku terhadap mantan komisioner KPU Wahyu Setiawan.
Terkait dengan informasi ditahannya Hasto ini, ia menduga tujuannya untuk mengganggu prosesnya konsolidasi PDIP. Penahanan ini juga dimaksudkan untuk menekan PDIP agar tak lagi bersuara kritis terhadap perusakan demokrasi kemudian konstitusi yang dimaksud dilaksanakan oleh mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta aparaturnya di dalam penghujung kekuasaannya.
Selanjutnya, beliau menilai semua proses sejak dari pemanggilan, penyitaan properti pribadi, penersangkaan, dan juga sampai yang mana terakhir penggeledahan di tempat kediaman Hasto, bukan menunjukkan upaya yang dimaksud murni demi penegakan hukum.
“Tetapi merupakan bagian dari operasi urusan politik dengan mentarget, mengganggu atau mengawut-awut internal partai mendekati kongres,” ujarnya.
“Selanjutnya kami menyerukan untuk semua kader simpatisan keluarga besar PDIP tetap memperlihatkan solid di tempat bawah kepemimpinan Ketua Umum Ibu Megawati lalu tak terprovokasi oleh pihak-pihak yang mana hendak mengawut-awut partai,” pungkasnya.






