
JAKARTA – Rizky Billar meluapkan kekecewaannya menghadapi tindakan kontroversial wasit Ahmed Al Kaf di pertandingan Timnas Indonesia vs Bahrain pada matchday ketiga Grup C fase ketiga Kualifikasi Piala Planet 2026 Zona Asia di malam hari tadi.
Skuad Garuda gagal meraih poin penuh sebab laga berakhir dengan skor 2-2 pada pertandingan yang mana begitu dramatis, dalam mana Timnas harus kebobolan dalam menit akhir perpanjangan waktu.
Suami Lesti Kejora itu merasa kecewa akibat laga yang dimaksud berakhir begitu menyakitkan. Bukan hanya saja Rizky Billar, wajah bahagia dari jutaan pasang mata penduduk Indonesia berubah menjadi kekecewaan berujung tangis hanya saja pada hitungan detik. Sebab, wasit dari Oman itu tak kunjung menghentikan pertandingan, walaupun tambahan waktu pertandingan sudah ada habis.
Dari tambahan waktu enam menit, pluit panjang belum berbunyi hingga akhirnya Bahrain menyamakan kedudukan dalam menit ke 9. Tepat pada menit 99, pertandingan dihentikan begitu Bahrain mencetak gol bahkan tanpa ada pengecekan VAR.
Padahal, apabila wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, Timnas Indonesia akan menang 2-1 menghadapi Bahrain. Namun, wasit membiarkan pertandingan terus berjalan sampai akhirnya Bahrain menyamakan kedudukan pada menit 90+9 via sepakan Mohamed Marhoon.
Rizky Billar merasa sakit hati lantaran dengan hasil itu, pupus telah harapan Indonesia untuk merangsek naik ke peringkat kedua di tempat Grup C kemudian membalaskan kekalahan dalam konferensi terakhir dengan Bahrain.
“Mau nangis rasanya bgst, hampir peringkat 2 + balas kekalahan belasan tahun lalu,” bunyi cuitan Bilar di dalam X dengan akun @RizkyBillar, hari terakhir pekan (11/10/2024).
Rizky Billar pun terus menuliskan kalimat bernada umpatan, saking kesalnya dengan kebijakan kontroversial wasit.
“Bener-bener rusak mood gara-gara wasit biadab. Kesempatan merengsek naik ke peringkat 2 + balas kekalahan konferensi terakhir buyar depan mata,” ungkapnya.
Masih belum puas, Rizky Billar kembali melayangkan membantah dengan menandai akun federasi sepak bola Bahrain. Dia merasa tak terima dengan gol penyeimbang yang mana dicetak Bahrain dimana terjadi di area waktu yang digunakan seharusnya sudah ada berakhir.
“Udah cuma imbang (itupun curang) lawan peringkat 129 tapi selebrasi kek menang Piala dunia lu. Udah gitu pake ngibulin orang pula. Sejak kapan elu golin di area menit 90+6? Najiis,” tandasnya.






