
DALLAS – Tyson Fury mengungkapkan penyulut kegagalan pertarungan ekshibisi melawan mantan juara kelas berat Mike Tyson. Ternyata penyebabnya akibat Si Pangkal Leher Beton minta bayaran selangit sebesar USD500 jt atau sekitar Rp7,8 triliun.
Tyson Fury mengaku sudah pernah bersedia untuk melawan legenda Amerika tersebut, namun tuntutan bayaran yang dimaksud tinggi menghasilkan duel Impian itu tiada terwujud. Tyson Fury mengaku terkejut dengan permintaan bayaran Mike Tyson yang tinggi.
“Mike (Tyson) berbicara tentang bilangan bulat USD500 jt (Rp7,8 triliun). Sedangkan saya mendapat tawaran USD10 jt (Rp156 miliar) dari ESPN untuk pertarungan ekshibisi. Di menghadapi kertas itu adalah lelucon. Itu gila, tetapi saya rasa semua orang telah melupakannya sekarang,” katanya untuk IFL TV dikutipkan SINDOnews, hari terakhir pekan (11/10/2024).
Rencana itu terjadi secara tak terduga mendekati pertarungannya dengan Jones Jr. Tyson terlibat di diskusi panggilan Zoom tentang pertarungan dengan ‘The Gypsy King’ Tyson Fury.
“Ada pembicaraan tentang itu. Orang-orangnya menghubungi saya. Mike dan juga saya menelepon,” ungkap Fury.
Meskipun juara Inggris itu bersemangat dengan prospek tersebut, kesepakatan itu hancur lantaran beratnya permintaan bayaran Tyson yang luar biasa. “Itu semua nyata tetapi bukan pernah terwujud,” ucapnya.
Setelah itu, Fury menghadapi Deontay Wilder pada pertandingan ulang yang digunakan sangat dinanti antara dua raksasa kelas berat. Akhirnya ia menghentikan saingannya itu di tempat ronde ke-11.
Tyson Fury kemudian mengamankan kemenangan menghadapi Dillian Whyte, Derek Chisora, lalu Francis Ngannou, sebelum mengalami kekalahan profesional pertamanya awal tahun ini melawan Oleksandr Usyk.






