
JAKARTA – Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Angela Tanoesoedibjo mengatakan 10 tahun partai berlambang Rajawali mengembangkan sayap itu bukanlah waktu yang dimaksud singkat. Angela mengatakan, dirinya menjadi saksi bagaimana Partai Perindo memperjuangkan rakyat kecil sejak mereka itu berdiri.
“Sepuluh tahun Partai Perindo, bukanlah waktu yang dimaksud singkat. Tentunya saya menjadi saksi. Perjalanan Partai Perindo yang penuh dengan pengorbanan,” kata Angela pada acara Puncak Perayaan HUT ke-10 Partai Perindo pada JIExpo Kemayoran, Jakarta, Hari Sabtu (14/12/2024) malam.
Untuk itu, Angela ingin memberikan aspirasi terhadap seluruh kader partai yang dimaksud dikenal sebagai partai modern yang menjunjung tinggi demokrasi, peduli rakyat kecil, dan juga gigih berjuang untuk penciptaan lapangan kerja, kesejahteraan rakyat, lalu Indonesia maju, yang dimaksud sudah pernah membersamai Partai Perindo.
Angela menilai, sepuluhan tahun bukanlah waktu yang digunakan singkat di merancang partai. Terlebih, menurutnya, jalur urusan politik merupakan jalan yang tersebut sulit.
“Tapi yang mana paling utama, ayo kita beri apresiasi untuk pendiri Partai Perindo, yaitu Bapak Hary Tanoesoedibjo. Dan setelahnya menyaksikan perjuangan kebijakan pemerintah 10 tahun, Partai Perindo dibangun dari nol selama 10 tahun, saya mampu menyimpulkan satu hal. Bahwa jalur kebijakan pemerintah adalah jalur yang dimaksud sulit,” katanya.
Angela juga mengundang seluruh kader Partai Perindo untuk terus berjuang meneruskan konsistensi, juga menganggap perjuangan yang dimaksud sebagai pengabdian.
“Jalur urusan politik haruslah sebuah pengabdian. Ketika itu sebuah pengabdian, maka apa pun rintangannya, pasti kita bisa saja lewati bersama. Pasti kita bisa saja lalui dengan ikhlas. Apa pun rintangannya, pasti kita akan terus semangat untuk bekerja sampai kita tiba pada tujuan,” katanya.






