
Terdapat lima jenderal bintang 2 yang tersebut bertugas di area Kostrad atau Komando Cadangan Vital Angkatan Darat. Mereka mengemban jabatan strategis di dalam bawah Panglima Kostrad yang dimaksud pada waktu ini diduduki oleh Letjen TNI Mohamad Hasan.
Kostrad merupakan salah satu pasukan khusus yang tersebut dimiliki oleh TNI Angkatan Darat selain Kopassus. Fungsi utama dari Kostrad adalah menjalankan Operasi Militer untuk Perang (OMP) lalu Operasi Militer Selain Perang (OMSP) guna menggalang penyelenggaraan tugas pokok.
Satuan Kostrad yang mana dikenal sebagai Korps Baret Hijau itu memiliki beberapa pemimpin berpangkat Perwira Tingga (Pati) bintang dua atau Mayor Jenderal (Mayjen) TNI.
5 Jenderal Bintang 2 yang digunakan Bertugas pada Kostrad
1. Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito

FOTO/KOSTRAD
Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito pada waktu ini menjabat sebagai Panglima Divisi Infanteri/1 Kostrad. Tempat yang disebutkan diemban olehnya sejak 24 Juli 2024 lalu.
Pria kelahiran 25 November 1970 yang disebutkan adalah mantan Kepala Staf Divisi Infanteri 1/Kostrad. Dalam riwayat kariernya, lulusan Akmil 1992 itu juga pernah menduduki tempat Danrem 152/Babullah di tempat 2021, kemudian Pa Sahli Kasad Tk. II Area Sosbud tahun 2023.
2. Mayjen TNI Susilo

FOTO/KOSTRAD
Mayjen TNI Susilo sejak 11 September 2024 mulai menjabat sebagai Panglima Divisi Infanteri/2 Kostrad. Dirinya lahir pada 10 Desember 1969 pada Lasem, Rembang, Jawa Tengah.
Dalam riwayat kariernya, lulusan Akmil 1993 ini pernah menjabat Paban Utama A-4 Dit A Bais TNI, Asintel Kasdam XII/Tanjungpura, Kasi Intel Korem 121/Alambhana Wanawwai, serta Danyon-23 Grup 2 Kopassus.
3. Mayjen TNI Bangun Nawoko

FOTO/KOSTRAD
Mayjen TNI Bangun Nawoko sejak 17 April 2024 mengemban amanat sebagai Panglima Divisi Infanteri 3/Kostrad. Divisi yang dimaksud berlokasi di area berada dalam Bontomarannu, Gowa, Sulawesi Selatan.
Pria kelahiran 10 Februari 1969 yang disebutkan sebelumnya pernah menjabat sebagai Waasops Kasad Area Renops. Ia mulai masuk ke militer pasca lulus dari Akmil di area tahun 1992.
4. Mayjen TNI Syafrial

FOTO/KOSTRAD






