
Jumlah pemain Turnamen 1 yang dimaksud dipanggil ke skuad Timnas Indonesia untuk menghadapi Australia juga Bahrain mengalami penyusutan berbeda dengan pemanggilan sebelumnya. Jika pada November 2024 terdapat 11 pemain dari Turnamen 1 yang mana masuk di daftar, kali ini semata-mata sembilan pemain yang dimaksud dipercaya meningkatkan kekuatan Skuad Garuda.
Pada pemanggilan sebelumnya, ketika Indonesia berhadapan dengan Negeri Matahari Terbit dan juga Arab Saudi, ada 11 nama dari kompetisi domestik yang tersebut bergabung, di tempat antaranya Nadeo Argawinata (Borneo FC), Muhammad Riyandi (Persis Solo), Rizky Ridho (Persija Jakarta), Muhammad Ferarri (Persija Jakarta), Yance Sayuri (Malut United), Yakob Sayuri (Malut United), Ricky Kambuaya (Dewa United), Witan Sulaeman (Persija Jakarta), Egy Maulana Vikri (Dewa United), Hokky Caraka (PSS Sleman), kemudian Ramadhan Sananta (Persis Solo).
Namun, pada daftar terbaru, empat nama tidaklah lagi masuk pada pemanggilan, yakni Muhammad Riyandi, Witan Sulaeman, dan juga duo Sayuri, Yance juga Yakob. Sebagai gantinya, Ernando Ari kembali mendapat tempat sebagai salah satu penjaga gawang, sementara striker Septian Bagaskara mendapatkan kesempatan debut bersatu Timnas Indonesia.
Meski sudah ada diumumkan, daftar pemain ini masih bisa saja berubah. Biasanya, ahli semata-mata mengakibatkan 27 pemain di setiap lawatan, dengan 23 nama yang tersebut masuk ke pada skuad final pada masing-masing pertandingan. Apalagi, PSSI ketika ini sedang mempercepat proses naturalisasi tiga pemain keturunan, yakni Emil Audero, Dean James, dan juga Joey Pelupessy.
Jika naturalisasi Emil Audero rampung sebelum pertandingan, kemungkinan besar akan ada pengurangan di tempat tempat penjaga gawang. Hal ini dikarenakan regulasi yang digunakan cuma mengizinkan tiga kiper di daftar pertandingan resmi.
Dengan persiapan yang mana terus dimatangkan, Timnas Indonesia sekarang fokus menghadapi dua laga penting di dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Bumi 2026 Zona Asia. Skuad Garuda akan bertandang ke Australia pada 20 Maret 2025 sebelum menjamu Bahrain pada 25 Maret 2025. Kedua laga ini menjadi krusial di perjuangan Indonesia untuk mengamankan tiket ke Piala Planet 2026.






