
JAKARTA – Netizen ramai-ramai menyalahkan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana yang membuka potensi serangga seperti belalang kemudian ulat sagu jadi menu acara Makan Bergizi Gratis (MBG). Ada juga netizen pada media sosial X yang digunakan mengusulkan keluarga Dadan Hindayana menjadi kelinci percobaan makan serangga gratis.
“Sudah lah pak kalau kebijakan makan gratis tidaklah ada dana batalkan aja masa siswa sekolah dalam kasih makan serangga, keluarga bapak aja yg jadi kelinci percobaan,” kata netizen @DidiOppo71***, Hari Senin (27/1/2025).
Hal senada juga dikatakan oleh akun @Ridwanhusa15***. “Coba aja dulu makan serangga nya biar di tempat live kan agar menjadi contoh buat makan gizi gratis… Aneh,” katanya.
Pendapat sejenis disampaikan oleh akun @dp_koesmi***. “’Menjadi makanan gratis bergizi di tempat area tersebut’. Jadi, lantaran pejabatnya bukanlah dari tempat tersebut, lauknya bukanlah serangga? Jangan gitu Pak. Membeda-bedakan jatah itu gak baik. Walau pun pejabat tidak dari tempat tersebut, layak bapak terlibat nyoba makan,” tuturnya.
“Luar Biasa Ide Kepala Badan Gisi Nasional. Bagaimana Kalau Lu Jadi Bahan Uji Coba Menu Serangga?“ ujar akun @Ary_Pras***.
Ada juga netizen yang mana mempertanyakan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG). “Emang dana buat makan gizi gratis dikemanain , sampe-sampe mau dikasih makan serangga,” kata akun @ArmanA76***.
Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) membuka kesempatan untuk memasukkan serangga ke pada menu kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam beberapa jumlah daerah). Langkah itu diadakan lantaran serangga mampu menjadi sumber protein.






