
JAKARTA – Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI Marsekal Madya (Marsdya) TNI Mohammad Syafii batal dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Pencarian juga Pertolongan (Basarnas) pada Istana Negara, Ibukota pada hari ini. Jebolan Akademi Angkatan Atmosfer (AAU) 1991 ini menjelaskan alasannya mendatangi Istana Kepresidenan pada hari ini.
Syafii mengaku mendatangi istana sebab mengunjungi undangan. “Iya, yang tersebut jelas tadi kita datang untuk hadir di undangan,” kata Syafii di dalam Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/2/2025).
Namun, Syafii tak menjelaskan secara rinci kapan waktu pelatikan dirinya sebagai Kepala Basarnas . “Nanti baru pelaksanaannya baru. Pasti atau tidak,”
Syafii menekankan bahwa organisasi Basarnas bertanggung jawab segera terhadap Presiden Prabowo. “Yang jelas, organisasi Basarnas itu bertanggung jawab segera untuk Bapak Presiden,” jelasnya.
Meski begitu, Syafii mengatakan bahwa dirinya masih menjabat sebagai Asisten Personel Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. “Saya masih Asisten Personel Panglima TNI,” ungkapnya.
Diketahui, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melakukan rotasi juga mutasi beberapa jabatan pada lingkungan TNI. Rotasi lalu mutasi itu tertuang di Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/7/I/2025 tertanggal 3 Januari 2025.
Salah satu jabatan yang dimutasi yakni Kabasarnas. Panglima TNI menunjuk Marsekal Muda Mohammad Syafii mengisi jabatan Kabasarnas.
Mohammad Syafii menggantikan Marsekal Madya TNI Kusworo yang digunakan menjadi pejabat tinggi di area lingkungan Mabes TNI AU di rangka pensiun.






