
LONDON – Seekor gajah dijuluki ‘gajah paling sedih di area dun ia’ setelahnya menderita depresi serta hidup sendirian selama delapan tahun di area kandang dalam sebuah kebun binatang di dalam Meksiko.
Seperti dilansir dari The Sun, gajah bernama Ely diselamatkan dari sirkus sebelum dibawa ke Kebun Binatang San Juan de Aragon di dalam Mexico City.
Ely menderita depresi setelahnya pasangannya, Maggie, meninggal pada tahun 2016.
Mamalia itu juga pernah membenturkan kepalanya ke dinding pada waktu dikurung pada kandang.
Perubahan kepribadian serta penyakit yang tersebut dialami Ely menghasilkan para aktivis menyebutnya ‘gajah paling menyedihkan di tempat dunia’.
Pendiri kelompok hak asasi hewan Opening Cages kemudian Opening Minds, Diana Valencia, mengatakan: “Situasi Ely menimbulkan saya sedih. Itu menghancurkan jiwaku.”
Mahkamah Agung Meksiko minggu lalu memerintahkan kebun binatang untuk menerapkan tindakan untuk meningkatkan kemampuan fisik Ely, termasuk kondisi fisiknya.






