
Kalau yang tersebut jalan tol diciptakan 2.432 km baru, tapi untuk yang nasional itu ada 5.999 km baru, jadi sangat jauh lebih besar berbagai jalan nasionalnya
Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum lalu Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan Kementerian PUPR sudah pernah merancang 5.999 km jalan nasional baru selama 10 tahun pemerintahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
"Kalau yang mana jalan tol diciptakan 2.432 km baru, tapi untuk yang dimaksud nasional itu ada 5.999 km baru, jadi berjauhan lebih lanjut berbagai jalan nasionalnya," ujar Basuki dalam Jakarta, Jumat.
Selama 10 tahun pemerintahan Presiden RI Joko Widodo, Kementerian PUPR tidaklah cuma memulai pembangunan jalan tol baru namun juga mendirikan lebih banyak berbagai jalan nasional baru.
"Jadi tak hanya sekali dalam tol jalannya, tapi jalan nasional pun telah terjadi dibangun 5.999 km baru," kata Basuki.
Dirinya menyampaikan bahwa selain konstruksi jalan, Kementerian PUPR juga memulai pembangunan jembatan, jembatan gantung sampai dengan flyover atau underpass.
"Kalau konstruksi jembatan 125.904 meter, jembatan gantung ada 583 buah, kemudian flyover/underpass 27.673 meter," kata Basuki.
Kementerian Pekerjaan Umum juga Perumahan Rakyat (PUPR) senantiasa berikrar mewujudkan penyelenggaraan infrastruktur yang tersebut berkualitas dan juga berkelanjutan.
Di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo selama periode 2014-2024, Kementerian PUPR berhasil menyelesaikan banyak infrastruktur guna meningkatkan daya saing lalu menyokong peningkatan ekonomi.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengutarakan salah satu peran utama infrastruktur yakni infrastruktur sebagai sarana produksi serta penunjang pertumbuhan ekonomi, seperti jalan dan juga jalan tol.
Di bidang konektivitas, Kementerian PUPR dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) sudah pernah menyelesaikan 2.432 km pengerjaan jalan tol.
Salah satunya yang tersebut baru diresmikan oleh Presiden Joko Widodo adalah Jalan Tol Stabat – Tanjung Pura lalu Tol Tebing Tinggi – Serbelawan – Sinaksak Sepanjang 72 km yang digunakan merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera.
Kehadiran jalan tol yang mana terhubung dengan kawasan-kawasan produktif seperti kawasan industri, pariwisata, bandara, serta pelabuhan akan dapat mengempiskan biaya logistik kemudian meningkatkan daya saing komoditas di negeri.
Artikel ini disadur dari PUPR bangun 5.999 km jalan nasional baru selama pemerintahan Jokowi






