
JAKARTA – Kemunculan pagar laut misterius di tempat Tangerang menyebabkan heboh, hingga menimbulkan pemerintah kerepotan. Di samping menyusahkan warga nelayan di mencari ikan, sampai ketika ini pemerintah belum juga berhasil mengungkap siapa dalang yang dimaksud bisa jadi merancang pagar laut di area Tangerang sepanjang 30,16 km (kilometer).
Menteri Kelautan lalu Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono di Rapat Kerja DPR RI sama-sama KKP di area Kantor DPR/MPR RI, Kamis (23/1), menyebutkan bahwa pihaknya terus melakukan upaya penanganan permasalahan pagar laut tersebut.
Guna menyelesaikan persoalan yang disebutkan Menteri Trenggono mengaku sudah pernah memeriksa sebagian pihak untuk dimintai keterangan, dan juga berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dengan tetap memperlihatkan mengacu terhadap peraturan perundang-undangan yang dimaksud berlaku.
“Kita akan secepat mungkin saja untuk mengungkap sesuai dengan kewenangan kita. Kewenangan kita adalah memeriksa dari aspek administratif,” ujar Menteri KKP .
Menteri Trenggono juga mengakui sudah pernah mengantongi petunjuk sosok yang digunakan dalang pagar laut sepanjang 30,1 kilometer (km) di tempat Tangerang, Banten. Hanya saja, beliau bukan mengungkapkannya lantaran masih perlu klarifikasi.
“Ya, memang benar tuntutan dari penduduk inginnya hari ini diusut, disegel, besok juga secara langsung ketahuan, tapi tiada mudah juga, lantaran kami mendapat beberapa petunjuk. Tapi tentu juga harus dipanggil, ditanya, apakah yang digunakan bersangkutan betul melakukan itu dan juga seterusnya,” ujarnya.
Menteri Trenggono menjelaskan, pihaknya kerap mendapat pertanyaan masalah siapa sosok pemilik dari pagar bambu pada perairan laut Tangerang. Dia menegaskan, bahwa kepolisian masih melakukan penyidikan berhadapan dengan keberadaan pagar laut tersebut.
“Pertanyaan tadi hampir sama, perihal bagaimana dengan siapa sebetulnya yang mana memasang? Jadi, sampai hari ini masih pada proses penyidikan,” pungkasnya.






