
Beijing – China menyatakan akan mengambut baik lawatan pemimpin Uni Eropa (UE) pada waktu yang dimaksud tepat seiring tahun 2025 yang tersebut menandai peringatan keras 50 tahun peresmian hubungan diplomatik antara China serta UE.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian menyampaikan pada sebuah konferensi pers harian bahwa selama bertahun-tahun, kedua pihak telah terjadi menjalin hubungan simbiosis perekonomian yang dimaksud kuat.
Tercatat nilai perdagangan tahunan dua pihak meningkat dari 2,4 miliar dolar Amerika Serikat (1 dolar Negeri Paman Sam = Rp16.472) berubah menjadi 785,8 miliar dolar AS, melonjak lebih lanjut dari 300 kali lipat.
"Kedua pihak telah lama terlibat pada koordinasi kemudian kerja sejenis multilateral yang dimaksud efektif di dalam bidang-bidang seperti inovasi iklim, memberikan kegunaan nyata bagi masyarakat dari kedua pihak serta berkontribusi terhadap stabilitas serta kemakmuran global," kata Lin.
Pengalaman paling berharga pada pengembangan hubungan China-UE adalah rasa saling menghormati kemudian mengupayakan titik temu sekaligus mengakomodasi perbedaan, kata juru bicara tersebut.
Meski bola sedang mengalami perubahan, bagi China serta UE, kerja mirip masih lebih banyak penting jika dibandingkan persaingan, konsensus tetap mengungguli perbedaan, lalu kesempatan setiap saat sangat lebih banyak berharga melebihi risiko.
Baik China maupun UE menjunjung tinggi multilateralisme juga menyokong keterbukaan juga kerja sama, sebuah sikap yang mana permanen bukan berubah, demikian ditekankan Lin.
"Selama China serta UE memilih dialog juga kolaborasi, kubu-kubu konfrontasi tidaklah akan muncul, kemudian selama mereka memilih keterbukaan lalu keuntungan bersama, tren globalisasi ekonomi tiada akan mengalami kegagalan mendasar," tutur Lin.
Seraya menyatakan bahwa terdapat sejumlah jadwal penting antara China lalu UE tahun ini, Lin menuturkan kedua pihak akan menjalin dialog tingkat besar yang dimaksud mencakup topik-topik strategis, ekonomi, ramah lingkungan, lalu digital.
Sebanyak empat acara tingkat tinggi akan diselenggarakan untuk memperingati 50 tahun terjalinnya hubungan diplomatik, beserta bermacam aktivitas di dalam bidang perdagangan, budaya, pemuda, olahraga, serta akademis.
"China berharap UE akan melanjutkan kerja mirip dengan China sebagai mitra, menguatkan dialog juga kerja sama, dan juga mengurus perbedaan dengan tepat untuk memajukan hubungan keduanya," imbuh Lin.
Artikel ini disadur dari China akan sambut baik lawatan pemimpin UE pada waktu yang tepat






