
Surabaya – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Negara Indonesia (HKTI) Fadli Zon melantik kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HKTI Jawa Timur periode 2024-2029 di dalam Surabaya, Rabu.
Arum Sabil didapuk sebagai Ketua HKTI Jatim, Khofifah Indar Parawansa sebagai Ketua Dewan Penasihat lalu Prof Ir Achmad Subagjo dari Universitas Jember sebagai Ketua Dewan Pakar.
"Kami harap HKTI Jatim jadi garda terdepan memajukan petani juga sektor pertanian di dalam Jatim. Abah Arum Sabil telah dikenal Pak Prabowo. Semoga Bunda Khofifah yang dimaksud juga Ketua Dewan Pembina HKTI Jatim sanggup mengemban amanat kembali menjadi pemimpin Jatim. Pak Prabowo Ketua Dewan Pembina DPN HKTI mengucapkan salam juga selamat melawan pelantikan HKTI Jatim ini," kata Fadli Zon.
Fadli pun bercerita bahwa Prabowo pernah berubah jadi Ketum DPN HKTI 2004-2015. Prabowo, kata Fadli, adalah individu tentara yang mana suka bertani, dimana pada tahun 1997-1998 pernah melakukan investasi ke lahan-lahan tidur
"Ke depan, pemerintahan akan menjadikan sektor pertanian strategis dan juga prioritas. Yakni, bagaimana menciptakan swasembada pangan dalam Indonesia. Cita-citanya tinggi dan juga ambisius. Cita-cita Pak Prabowo sebagai Presiden terpilih serta Ketua Dewan Pembina DPN HKTI semoga dapat terwujud," ujarnya.
Ke depan, lanjut dia, warga diharapkan agar bukan mengkonsumsi makanan yang dimaksud sembarangan, tetapi harus makanan yang dimaksud bergizi. Hal ini khususnya untuk generasi muda, menghilangkan stunting kemudian terdapat acara makan bergizi dari pemerintah.
"Banyak komoditas ke Jatim ini juaranya, nomor 1 se-Indonesia. Jatim produsen padi terbesar empat tahun berturut turut sejak 2020. Hal ini sebab sebesar 18 persen Jatim menyumbang produksi padi nasional, ada 9,7 jt ton GKG. Jagung juga terbesar 30,63 persen terhadap produksi jagung nasional," katanya.
Dia menyatakan Jatim sebagai lumbung pangan nasional sangat penting. Kehadiran HKTI Jatim sangat penting bagi HKTI dalam Indonesia.
"Masalah pertanian ini klasik. Pak Prabowo akan berjuang mengintegrasikan agar efektif, agar ketahanan pangan, kemandirian pangan serta Indonesia berdaulat secara pangan. Agar benar-benar sebagai bangsa merdeka," ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD HKTI Jatim Arum Sabil menambahkan di kepengurusan juga diisi Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim serta Pakar Komunikasi Universitas Airlangga Surabaya Suko Widodo.
Kehadiran Suko Widodo, kata Arum, oleh sebab itu pengurus tiada harus pernah berubah jadi petani atau miliki lahan menanam.
"Butuh orang-orang komunikasi, ini untuk jembatan komunikasi antara pemerintah dengan petani," katanya.
Artikel ini disadur dari Fadli Zon lantik kepengurusan DPD HKTI Jatim periode 2024-2029






