
JAKARTA – Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, kemudian Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyampaikan upaya pemulangan predator seks Reynhard Sinaga masih pembicaraan tahap awal dengan eksekutif Inggris.
Yusril menyebutkan, jikalau Inggris menyetujui pemulangan Reynhard tersebut, Reynhard akan ditahan di area Lapas Nusa Kambangan. “Andai kata otoritas Inggris setuju, ia dikembalikan ke Indonesia lalu kita juga mengatasi warga negara Inggris ke Inggris. Penempatan Reynhard itu di tempat lembaga pemasyarakat kita juga tidak ada mudah,” kata Yusril, Kamis (6/2/2025).
“Itu orang harus dimasukkan ke di maximum security. Dan yang ada untuk itu hanya sekali di tempat Nusakambangan,” sambung dia.
Yusril menjelaskan, proses pemulangan Reynhard yang disebutkan tidak hal yang mana mudah. Dia menuturkan, langkah yang mana diambil pada persoalan hukum yang dimaksud harus dipikirkan secara matang agar tak ada permasalahan di tempat kemudian hari.
“Jadi jangan dianggap kerjaan kita itu jadi ringan, berat juga. Orang ini kalau dibebaskan seperti napi biasa, akan mengakibatkan masalah-masalah baru lagi,” jelas dia.
Sebagai informasi, pada 2020 lalu, Pengadilan Manchester, Inggris menjatuhkan hukuman seumur hidup terhadap Reynhard Sinaga. Dia dinyatakan terbukti bersalah melakukan pemerkosaan juga serangan seksual terhadap 48 pria.






