
JAKARTA – Mobil listrik alias electric vehicle (EV) mulai menjadi pilihan konsumen pada Indonesia. Mobil listrik China pun menjadi yang digunakan terlaris.
Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat lonjakan perdagangan mobil listrik nasional sebesar 157,30% year on year (YoY) pada periode Januari-Juli 2024. Total pelanggan mencapai 17.826 unit, melampaui pencapaian sepanjang 2023, yakni 17.051 unit.
Di periode tersebut, tersemat nama Wuling BinguoEV, Chery Omoda E5, juga Wuling Cloud EV yang tersebut menjadi terlaris di tempat Indonesia. Dari data terbaru Gaikindo, BYD masuk tiga besar merek mobil dengan syarat China dengan jualan terlaris di area Indonesia per Agustus 2024.
Di urutan pertama, Wuling masih mengatur bursa dengan jualan sebanyak 11.910 unit pada 8 bulan pertama 2024.
Meski tergolong pendatang baru, BYD menduduki peringkat kedua menggeser sikap Chery, dengan perdagangan sebesar 6.461 unit hanya saja pada 3 bulan. Sedangkan perdagangan Chery tembus 5.517 unit sepanjang Januari-Agustus 2024.
BYD Seal berada di dalam urutan pertama mobil listrik terlaris dengan pelanggan sebanyak 1.251 unit. Tempat kedua masih dari BYD, yakni Atto 3 dengan 992 unit. Selanjutnya Chery Omoda E5 dalam urutan ketiga dengan 449 unit. Letak 4 diisi BYD Dolphin dengan 416 unit.
Selain ketiga model tersebut, BYD M6 juga masuk pada daftar 10 mobil listrik terlaris pada Agustus 2024. BYD M6 menempati urutan 7 dengan pelanggan wholesales 312 unit. Total pelanggan wholesales BYD pada Agustus 2024 mencapai sebanyak 2.940 unit.
“Menurut kita, kalau pada waktu ini kita sangat prediksi (penjualan tinggi-red). Namun, memang sebenarnya ini telah terprediksi ketika kami mengalami kegiatan-kegiatan auto show,” kata Head of PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan.






