
Jorge Martin , atlet sepeda Aprilia Racing yang mana baru sekadar dinobatkan sebagai juara dunia MotoGP 2024, mengungkapkan bahwa dirinya tidak ada terobsesi dengan popularitas. Pembalap berjuluk Martinator itu merasa bahwa prestasi dalam menghadapi rute jarak jauh tambahan penting daripada total penggemar.
Pembalap jika Spanyol ini berhasil meraih peringkat juara dunia dengan performa yang konsisten sepanjang musim, teristimewa di balapan sprint. Kemenangannya berhadapan dengan Francesco Bagnaia menimbulkan sejarah baru dalam MotoGP, dengan menempatkan namanya sebagai atlet sepeda dari pasukan satelit berhasil meraih gelar kejuaraan juara dunia.
Meskipun namanya sekarang semakin bersinar serta kerap dibandingkan dengan legenda seperti Marc Marquez kemudian Valentino Rossi, Martin tetap saja rendah hati. Ia mengakui bahwa pengaruh lalu popularitas Rossi sangat sulit ditandingi, namun ia lebih lanjut fokus pada pengembangan diri sebagai manusia pembalap.
“Saya pikir ketika ini, dengan Marquez lalu Pecco -sapaan akrab Francesco Bagnaia, levelnya sangat tinggi. Namun secara pemasaran, apa yang dimaksud diadakan Valentino bukan kemungkinan besar mampu ditandingi, jumlah total penonton lalu bilangan bulat penjualannya,” tutur Martin dilansir dari Corsedimoto, Hari Minggu (29/12/2024).
“Sayangnya itu tidak ada bergantung pada saya, tapi di hal berkendara, saya tiada perlu iri dengan para peserta balap dalam masa lalu,” tambahnya.
Baca Juga:
Dengan mental juara lalu fokus yang dimaksud kuat, Martin siap menghadapi tantangan baru di area musim MotoGP 2025. Ia akan memulai musim dengan target mempertahankan peringkat juara dunia sama-sama kelompok barunya, Aprilia Racing.






