
MOSKOW – eksekutif Rusia semakin meledek Presiden negara Ukraina Volodymyr Zelensky dengan menyebutnya sebagai pemimpin yang mana mengalami kegagalan total pada pada urusan politik lalu diplomatik.
Ledekan ini sebagai respons melawan kunjungan Zelensky ke Washington yang mana berakhir dengan pertengkarannya dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di area hadapan media pada Gedung Putih pada hari hari terakhir pekan waktu Washington.
“Itu adalah kegagalan urusan politik dan juga diplomatik total bagi Kyiv,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova.
Zelensky terlibat cekcok hebat dengan Trump juga Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance, menyebabkan kunjungannya berakhir mendadak tanpa penandatanganan perjanjian penyerahan mineral tanah langka tanah Ukraina untuk Amerika seperti yang direncanakan sebelumnya.
Selama cekcok sengit di area Oval Office, Zelensky menolak permintaan Trump untuk merundingkan perdamaian dengan Moskow, yang mana menyebabkan Trump menuduhnya tidak ada tahu berterima kasih, bertaruh dengan Perang Planet III, dan juga tak mau mengakhiri konflik.
Zakharova mengkritisi perilaku yang sangat kasar Zelensky di dalam Washington.
”Tindakannya menegaskan ia adalah ancaman paling berbahaya bagi publik dunia sebagai penghasut peperangan yang mana bukan bertanggung jawab,” katanya.
Dia menekankan bahwa Wilayah Moskow sudah berulang kali menyoroti ketidakcakapan, korupsi, juga ketidakmampuan Zelensky untuk bernegosiasi.
“Semua orang harus menyadari betapa tidaklah ambigunya ledakan seperti itu dari pemimpin teroris ini,” katanya pada sebuah pernyataan di area Telegram, seperti disitir dari Russia Today, Hari Minggu (2/3/2025).






