
MAGELANG – Sebanyak 57 kepala tempat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) berkumpul di tempat Magelang, Jawa Tengah, Hari Sabtu (22/2/2025). Mereka pun menyatakan siap mengikuti retret pada Akademi Militer (Akmil) Magelang.
“Tadi kami berkumpul ada berkisar 50-an lebih besar kepala area dari kader-kader PDIP,” kata Kepala Daerah Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu ditemui usai pertemuan, Hari Sabtu (22/2/2025).
Masinton menjelaskan, kepala wilayah dari PDIP, termasuk dirinya, secara prinsip tidak ada menolak terlibat di kegiatan retret di dalam Akmil Magelang. Mereka hanya saja melakukan penundaan menyusul adanya instruksi dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.
“Prinsipnya memang benar bersedia, cuman menunda saja. Menunda itu kan bukanlah berarti tidak,” ujarnya.
Ditanya masalah kemungkinan bergabung hari ini, Masinton mengaku belum sanggup memastikannya. Saat ini ia dan juga kolega sedang menanti informasi lebih tinggi lanjut dari Gubernur DKJ, Pramono Anung yang diberi tugas mengomunikasikan dengan pemerintah.
“Waktunya kapan, insyaAllah sehari-dua hari ini kami siap bergabung. Ibu Megawati telah menugaskan Mas Pram untuk mengomunikasikan dengan pemerintah. Jadi bagaimana nanti komunikasinya serta akan diteruskan terhadap kami,” tuturnya.
Berdasarkan pantauan SINDOnews di dalam lokasi, para kader PDIP berkumpul di area sebuah kafe tak jarak jauh dari lokasi retreat. Selain Masinton, yang tersebut terlihat masih berada di dalam lokasi adalah Wali Daerah Perkotaan Yogyakarta Hasto Wardoyo dan juga Kepala Kabupaten Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih. Sementara, Pramono Anung serta Gubernur Bali I Wayan Koster juga terkonfirmasi telah berada dalam Magelang.






