
Ibukota Indonesia – Gereja Katolik adalah salah satu lembaga tertua serta paling terorganisasi di dunia, dengan kerangka hierarki yang mana sudah pernah terbentuk selama berabad-abad.
Hierarki Gereja Katolik berakar pada Perjanjian Baru, saat Yesus memilih kedua belas rasulnya dengan Petrus sebagai pemimpin mereka, untuk melanjutkan misi pewartaan pasca kebangkitan-Nya.
Sejak ketika itu, kerangka ini sudah pernah tumbuh untuk menjalankan misi spiritual yang mana bertujuan menuntun penduduk terhadap Kristus.
Susunan Hierarki Gereja Katolik:
- Paus
Paus adalah pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma, yang tersebut sekaligus bermetamorfosis menjadi Kepala Negara Takhta Suci Vatikan. Sebagai gembala tertinggi, ia dianggap sebagai penerus Santo Petrus, dengan wewenang melawan semua uskup dan juga umat beriman.
Petrus merupakan uskup pertama Roma, sehingga Roma dipandang sebagai pusat kemudian pedoman seluruh gereja.
Seorang Paus dipilih oleh para kardinal yang dimaksud berusia pada bawah 80 tahun—setelah kematian atau pengunduran diri Paus sebelumnya. Tidak ada batasan berapa tahun pribadi Paus bisa jadi memegang jabatannya.
Paus yang dimaksud baru terpilih akan diminta memilih nama yang mana akan digunakan selama masa kepausannya—biasanya dari nama santo yang dimaksud dirasa paling mempunyai hubungan kuat dengannya.
Paus banyak disebut Bapa Suci dikarenakan tugasnya mengatur seluruh gereja kudus.
Setelah wafatnya Paus Fransiskus pada 21 April lalu, umat Katolik bersiap menyambut Paus baru yang akan dipilih melalui konklaf kepausan.
- Kardinal
Kardinal adalah pembantu utama Paus. Diangkat secara langsung oleh Paus, para kardinal mempunyai peran penting di pemilihan Paus baru melalui pemungutan ucapan (konklaf) dan juga membantu memberi nasihat terhadap Paus di menimbulkan kebijakan penting bagi gereja universal.
Para kardinal yang dimaksud berhak memilih serta dipilih untuk berubah menjadi Paus melalui langkah-langkah konklaf, harus berusia di dalam bawah 80 tahun.
Indonesia ketika ini mempunyai Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmoko, yang mana bergabung juga di konklaf ke Vatikan untuk memilih Paus baru, pasca wafatnya Paus Fransiskus.
- Uskup kemudian Uskup Agung
Uskup adalah pemimpin gereja lokal (keuskupan/dioses). Uskup diangkat secara bebas oleh Paus, juga dikukuhkan olehnya. Para uskup rutin disebut Wali Gereja. Dianggap sebagai penerus para rasul, uskup bertanggungjawab menghadapi tiga tugas utama yaitu:
- Menguduskan: menjadi pemimpin Ekaristi, mengurus sakramen salah satunya menahbiskan para imam, lalu membina keberadaan rohani.
- Mengajar: meyakinkan kesetiaan umat pada ajaran Katolik.
- Memimpin: mengatur hidup pastoral dan juga administratif keuskupan.
*Di antara para uskup, ada yang digunakan bertugas sebagai Uskup Agung, yaitu yang mana mengatur suatu provinsi gerejawi (keuskupan) yang mana besar. Mereka disebut juga uskup metropolit.
Yurisdiksi Gereja Katolik dalam Negara Indonesia ketika ini terdiri dari 10 keuskupan agung kemudian 27 keuskupan sufragan yang mana membentuk 10 provinsi gerejawi.
- Imam
Para imam biasanya melayani ke satu paroki, yang mana lebih lanjut kecil daripada keuskupan. Sebagai tangan kanan uskup, imam bisa jadi memberikan sebagian besar sakramen: babtis, pengakuan dosa, Ekaristi, perkawinan, dan juga pengurapan penduduk sakit.
Tugas merek mirip seperti uskup, sebab merekan ditahbiskan untuk mewartakan Injil, menggembalakan umat beriman, serta merayakan ibadat ilahi.
Di beberapa tempat di dalam Indonesia, imam atau pastor Katolik biasa dipanggil dengan sapaan “romo”, yang dimaksud berarti bapak pada istilah Jawa.
- Diakon
Diakon adalah pelayan tertahbis Gereja Katolik. Seorang calon imam akan menerima tahbisan diakon, sebelum dirinya benar-benar ditahbiskan menjadi imam.
Peran diakon adalah juga untuk membantu uskup, tetapi dengan tugas yang mana terbatas.
Secara praktis, diakon dapat melakukan kegiatan yang mana biasa dikerjakan para imam, seperti membabtis, berkhotbah selama misa, kemudian berubah menjadi saksi perkawinan Katolik.
Namun, diakon bukan bisa saja menjalankan Ekaristi atau mendengar pengakuan dosa. Mereka juga tidak ada dapat melaksanakan sakramen penguatan juga pengurapan khalayak sakit.
- Umat beriman/awam
Meskipun tidak bagian dari hierarki, umat beriman/kaum awam merupakan bagian penting dari Gereja Katolik. Mereka adalah orang-orang yang digunakan sudah ada disatukan dengan Kristus melalui sakramen babtis dan juga membentuk umat Allah.
Kaum awam juga dipanggil untuk mengambil bagian mewartakan Injil pada pada hidup bermasyarakat, baik itu di keluarga, pekerjaan, budaya, maupun politik.
Artikel ini disadur dari Mengenal hierarki Gereja Katolik, mulai dari Paus hingga diakon






