
Timnas Futsal Putri Indonesia harus menerima kekalahan pada pertandingan perdana merek pada event ASEAN Women’s Futsal Championship 2024, yang berlangsung pada 16 November 2024 di dalam PSC PhilSports Arena, Filipina. Indonesia menghadapi pasukan kuat Thailand, dengan skor akhir 0-1 pasca pertandingan berlangsung sengit hingga menit-menit terakhir.
Di putaran pertama, kedua regu tampil ketat juga saling berupaya mencetak gol, namun skor masih imbang 0-0 ketika peluit akhir fase pertama dibunyikan. Namun, pada sesi kedua, Thailand akhirnya berhasil memanfaatkan potensi dalam menit-menit akhir pertandingan untuk membobol gawang Timnas Putri Indonesia, mengakhiri laga dengan kemenangan tipis 1-0.
Pelatih Timnas Futsal Putri Indonesia, Arif Kurniawan, menilai kekalahan ini bukanlah akhir dari perjuangan timnya. “Ini belum usai. Kami akan terus berjuang tambahan keras di dalam pertandingan berikutnya. Mudah-mudahan, kami mampu tampil lebih banyak baik lagi kemudian mencapai peringkat berhadapan dengan di pertandingan ini,” ujar Arif dengan semangat.
Kapten Timnas Futsal Putri Indonesia, Novita Murni, juga menyampaikan rasa optimisme meskipun timnya kalah. “Kami hampir dapat menang melawan Thailand hari ini. Permainan kami cukup bagus, belaka cuma keberuntungan belum memihak untuk kami. Kami akan bangkit dan juga terus berjuang di dalam pertandingan berikutnya,” ungkap Novita.
Meskipun kalah pada laga pertama, Timnas Futsal Putri Indonesia menunjukkan permainan yang solid lalu determinasi yang digunakan tinggi. Seluruh pemain lalu staf ahli percaya bahwa perjuangan mereka itu belum selesai, lalu kesempatan untuk meraih kemenangan masih terbuka.
Dukungan untuk Timnas Futsal Putri Indonesia terus mengalir dari seluruh tanah air. Publik Indonesia percaya bahwa kelompok ini akan bangkit juga memberikan penampilan terbaik di tempat pertandingan selanjutnya. Kami berharap Timnas Futsal Putri Indonesia sanggup terus berkembang, memberikan yang terbaik, lalu meraih hasil positif dalam turnamen ASEAN Women’s Futsal Championship 2024.






