
JAKARTA – DKI Jakarta siap menyambut waktu malam tahun baru 2025 dengan perayaan spektakuler pada Bundaran HI . Acara bertajuk Kirana DKI Jakarta 2025 by City Vision yang dimaksud dijalankan oleh otoritas Provinsi DKI Jakarta akan menghadirkan atraksi memukau, mulai dari 800 drone light show, pesta kembang api, hingga 3D video mapping yang tersebut siap menghibur ribuan pengunjung.
Co-Founder dan juga Co-CEO City Vision Meyrick Sumantri menyatakan bahwa acara ini berusaha mencapai diperkenalkan hingga 200 ribu penonton. Salah satu daya tarik utamanya adalah pertunjukan 800 drone light show, 3D video mapping, juga pesta kembang api yang digunakan dijamin memikat perhatian.
“Kami ungkapkan atraksi teknologi yang super canggih, termasuk pertunjukan 800 drone light show, 3D video maping lalu juga kembang api. Kami berusaha mencapai 200 ribu pengunjung dalam Bundarah HI di malam hari ini,” kata Mayrick pada waktu konferensi pers pada kawasan Thamrin, Ibukota Indonesia Pusat, Selasa (31/12/2024).
Perayaan akan dimulai pukul 20.00 Waktu Indonesia Barat lalu berlangsung hingga di malam hari pergantian tahun. Sebanyak 23 panggung hiburan akan tersebar dalam sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin, dengan pusat utama berada di area Bundaran HI.
Acara ini akan menampilkan penampilan musik dari artis ternama. Mulai dari Rahmania Astrini, RAN, juga Yura Yunita, juga dipandu oleh pembawa acara terkenal, Okky Lukman juga Indra Bekti.
Meyrick menjelaskan bahwa perayaan tahun ini lebih banyak besar dibandingkan tahun sebelumnya. Pasalnya, ada peningkatan total drone dari 500 menjadi 800. “Ini lanjutan dari tahun lalu kita evolved untuk memperbaiki lebih banyak lanjut,” jelas Mayrick.
Sementara itu, Kepala Area Perekonomian Kreatif Disparekraf DKI Ibukota Indonesia Puji Hastuti menegaskan bahwa Kirana Ibukota 2025 bukanlah sekadar hiburan, tetapi juga cara untuk menunjukkan keunikan serta kreativitas Ibukota terhadap dunia.
“Kirana Ibukota Indonesia 2025 bukanlah belaka hiburan, tetapi juga peluang penting untuk menunjukkan keunikan dan juga kreativitas DKI Jakarta di tempat mata dunia,” ujar Puji.
Acara ini juga dirancang agar pengunjung dapat berpartisipasi secara interaktif melalui penyelenggaraan 5.000 Synchronize Wristband. Gelang ini memungkinkan kontestan menjadi bagian dari pertunjukan dengan sinergi cahaya yang mana spektakuler.






