Nasional

China perluas inisiatif subsidi untuk gantikan mesin pertanian usang

Beijing – China akan memperluas cakupan subsidi untuk menggantikan mesin-mesin pertanian yang tersebut sudah ada tua lalu usang dan juga meningkatkan tingkat subsidi pada 2025, demikian diungkap Kementerian Pertanian serta Urusan Pedesaan China pada Selasa.

Sembilan jenis mesin pertanian yang dimaksud sudah ada akan digabungkan dengan enam kategori baru pada acara subsidi tersebut, yaitu mesin penabur bibit padi, terminal pemantauan lahan pertanian, drone pemeliharaan tanaman, pengering bijian-bijian (mesin pengering), mesin penyortir warna, kemudian mesin penggiling tepung. Hal itu disampaikan kementerian yang dimaksud pada sebuah pernyataan di tempat situs webnya.

Menurut pernyataan yang tersebut dirilis sama-sama oleh kementerian itu lalu tiga otoritas pemerintah pusat lainnya, China akan terus meningkatkan standar subsidi untuk mesin-mesin pertanian tertentu pada tahun ini. Contohnya, subsidi maksimum untuk menggantikan mesin pemetik kapas akan dinaikkan dari 60.000 yuan (1 yuan = Rp2.249) atau sekitar 8.365 dolar Negeri Paman Sam (1 dolar Negeri Paman Sam = Rp16.303) menjadi 80.000 yuan per unit.

Pernyataan itu juga menekankan bahwa provinsi-provinsi harus secara efektif memanfaatkan obligasi negara khusus jangka sangat panjang (ultra-long special treasury bond) yang tersebut telah terjadi dialokasikan untuk menyokong penghapusan lalu pembaruan mesin pertanian, juga bersikap waspada terhadap berbagai aktivitas penyalahgunaan terkait klaim subsidi.

Related Articles

Back to top button