
JAKARTA – Gugatan pemerkosaan yang dialamatkan untuk Sean ‘Diddy’ Combs semakin beragam kemudian unik. Hal ini akibat sang rapper memberi ancaman yang dimaksud keji untuk para korbannya, di tempat mana ia telah terjadi kehilangan akal sehatnya dengan mengancam akan memotong wajah. Ini adalah jelas merujuk pada film menakutkan.
Menurut Radar Online, P Diddy diduga berjanji untuk memberikan wanita yang ketakutan itu apa yang digunakan disebut “senyum Glasgow,” suatu bentuk penyiksaan di area mana wajah korban diiris dari telinga hingga mulut, sebelum diduga memperkosanya.
Itu adalah situasi yang digunakan belum pernah terjadi sebelumnya, yang digunakan secara praktis memerankan kembali film “The Dark Knight”, serta artis itu bertekad untuk melakukannya.
“Combs terobsesi dengan Joker serta ini adalah contoh grafis kemudian mengganggu dari ia yang mana diduga memerankan adegan-adegan dari film yang dimaksud pada keberadaan nyata dengan konsekuensi yang tersebut mengerikan. Dia percaya bahwa beliau adalah Joker,” kata seseorang saksi.
Sesuatu yang menarik sejumlah perhatian dari komunitas media sosial, yaitu P Diddy telah menunjukkan beberapa sikap aneh ketika ia berpakaian seperti Joker, video dari beberapa tahun lalu menjadi tersebar luas lagi ketika pengguna menyuarakan pendapat mereka.
Penggugat mengungkapkan penyanyi itu menerjangnya dengan pisau mematikan juga menempelkannya ke sisi kanan wajahnya, mengancam akan membalas tuduhan sebelumnya. P Diddy kemudian merobek pakaiannya serta memperkosanya tanpa ampun dengan remote control TV, menurut sumber media.
Di tengah-tengah adegan mengerikan ini, P Diddy diduga berbisik kepadanya bahwa hidupnya ada di area tangannya kemudian bahwa ia akan membunuhnya jikalau beliau mau. P Diddy juga mengklaim bahwa beliau kemudian diperkosa oleh beberapa orang hingga kehilangan kendali menghadapi tubuhnya kemudian tidaklah dapat menggerakkan satu otot pun.
Wanita itu akhirnya berhasil melarikan diri dengan sekuat tenaga, tetapi usahanya gagal ketika Combs menahannya lalu mencoba menyuapnya agar tidak ada mengakui semua pelecehan yang digunakan sudah pernah dideritanya.
Akhirnya, korban melarikan diri dengan kecepatan penuh juga mengaku mendengar ucapan tembakan selama pelarian singkatnya. Dia pergi ke Kantor Sheriff Contra Costa untuk menuduh Sean Combs serta kelompok temannya, tetapi mereka tak melanjutkan kasusnya pada waktu itu.
P Diddy masih berada pada balik jeruji besi sambil mengawaitu jadwal sidang melawan tuduhan perdagangan seks dan juga pemerasan. Kita akan lihat bagaimana penyelesaian perkara yang dimaksud mengejutkan dengan alur cerita yang agak gelap ini.






