
INGGRIS – Pangeran William , pewaris takhta Kerajaan Inggris, baru-baru ini menerima ancaman kritis dari pejabat tinggi Rusia setelahnya kunjungan resminya ke Estonia. Di mana ia bertemu pasukan Inggris yang tersebut ditempatkan dekat perbatasan Rusia sebagai bagian dari komitmen Inggris terhadap NATO.
Dalam kunjungan tersebut, Pangeran William yang digunakan juga menjabat sebagai kolonel kepala Resimen Mercian, terlihat menaiki tank tempur Challenger 2 milik militer Inggris.
Dilansir dari Geo TV, Mulai Pekan (24/3/2025), aksi William ini kemudian memicu reaksi keras dari Dmitry Rogozin, senator Rusia sekaligus mantan Kepala Badan Antariksa Roscosmos.
Melalui unggahan di dalam internet, Rogozin mengatakan calon Raja Inggris yang dimaksud sebagai “target bagus” untuk pilot drone miliknya lalu menambahkan bahwa jikalau pangeran 42 tahun itu menjadi incaran mereka, Rusia bukan akan tinggal diam.

Foto/Newsweek
“Ini adalah target yang digunakan bagus untuk pilot drone saya,” kata Rogozin.
Ia bahkan menyinggung sikap Inggris yang mana dianggap setiap saat bermusuhan terhadap Rusia. Selain itu, Rogozin juga menyatakan keinginan untuk menyingkirkan suami Kate Middleton tersebut.
“Kami belum berhasil menyingkirkan pewaris takhta. Apalagi Inggris Raya yang selama ini setiap saat bersikap bermusuhan,” jelasnya.
“Biarkan ia melakukan sedikit PR untuk ketika ini. Tetapi jikalau ia menjadi incaran kami, kami tidak ada akan tinggal diam,” lanjutnya.






