
JAKARTA – Sarah Ferguson telah lama tinggal dengan mantan suaminya, Pangeran Andrew selama bertahun-tahun pasca merekan bercerai. Dan baru-baru ini, Sarah Ferguson menyebabkan komentar yang mana mengejutkan. Dia curhat tentang situasi keberadaan yang dimaksud mereka jalani.
Meski telah dilakukan bercerai, Sarah Ferguson juga Pangeran Andrew terus hidup sama-sama kemudian sudah ada hampir 30 tahun sejak Sarah Ferguson serta Pangeran Andrew menyelesaikan perceraian mereka, tetapi mereka itu tetap saja tambahan dekat dari sebelumnya.
Dikutip Mirror, Sarah Ferguson menyebabkan pernyataan yang digunakan mengejutkan tentang Andrew pada sebuah wawancara dengan The Sunday Times, di dalam mana ia tampaknya menyamakannya dengan ayahnya.
Mayor Ronald Ferguson adalah manusia manajer polo, awalnya untuk Pangeran Philip juga kemudian Pangeran Charles. Dia kemudian didiagnosis menderita neoplasma prostat pada 1996 lalu meninggal pada Maret 2003, setelahnya menderita serangan jantung yang mana fatal pada usia 71 tahun.
Merenungkan perjuangan kemampuan fisik mental ayahnya, Sarah Ferguson mengungkapkan bahwa beliau menghadapi kenyataan yang tersebut harus dijalani, dalam mana beliau menjadi “pengasuh” ayahnya pasca saudara perempuannya Jane pindah ke Australia. Ia mencatat bahwa ayahnya telah terjadi sangat sedih juga berjuang selama bertahun-tahun, tetapi tidaklah menganggapnya sebagai hal yang tersebut biasa untuk mencari bantuan.
“Saya ditinggal untuk merawat orang pria yang dimaksud sedih, yang seperti itulah yang dimaksud saya lakukan sekarang,” kata Sarah Ferguson.
Sarah Ferguson kemudian merujuk pada hubungannya dengan Andrew. Duke, 64 tahun, mengundurkan diri dari tugas kerajaan lima tahun lalu dikarenakan hubungannya dengan pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein. Dalam sebuah wawancara pada akhir tahun lalu – yang dimaksud terjadi sebelum hubungan Andrew dengan pribadi mata-mata China yang tersebut diduga terungkap, tetapi diterbitkan pasca kejadian yang disebutkan serta Sarah meluapkan rasa cintanya yang dimaksud tak pernah pudar terhadap sang Pangeran.
“Saya benar-benar jatuh cinta pada Andrew. Saya akan melakukannya lagi, 100 persen. Dia yang digunakan terbaik, pria hebat dengan hati yang dimaksud baik, serta baik hati,” katanya terhadap Times.
“Pernikahan kami adalah hari terbaik pada hidup saya. Namun saya menyerahkan anonimitas saya hari itu. Saya mampu melakukannya dikarenakan cinta menaklukkan segalanya. Itu masih sama-sama kami hari ini. Saya tidaklah akan mengecewakannya. Dia menyokong saya sejenis seperti saya mendukungnya. Dia menyokong saya di suka juga duka, bukanlah hanya saja di pernikahan atau perceraian. Kami setuju pada tiga hal – komunikasi, kompromi, kasih sayang,” tuturnya.






