
JAKARTA – PT. Prodia StemCell Indonesia (ProSTEM) berjanji terhadap kualitas peningkatan layanan . Melalui upaya yang dimaksud ProSTEM meraih predikat “Paripurna” pada Akreditasi Fasyankes.
“Raihan ini tiada hanya sekali menjadi kebanggaan bagi kami, tetapi juga tanggung jawab untuk terus menjaga kualitas serta kepercayaan masyarakat. Kami berjanji untuk terus berinovasi di memberikan layanan kebugaran yang digunakan unggul dan juga berkontribusi pada pengembangan terapi seluler di dalam Indonesia,” ujar Direktur ProSTEM Cynthia Retna Sartika pada keterangannya, Hari Sabtu (1/2/2025).
Menurut beliau penilaian tertinggi ini merupakan bukti nyata melawan komitmen ProSTEM pada memberikan layanan berkualitas, aman juga berstandar internasional untuk penduduk Indonesia. Predikat “Paripurna” merupakan pengakuan tertinggi pada akreditasi infrastruktur kondisi tubuh yang mana menilai berbagai aspek penting, termasuk mutu layanan, keselamatan pasien, kepatuhan terhadap standar operasional juga efektivitas lalu efisiensi pelayanan.
“Capaian ini menegaskan sikap ProSTEM sebagai salah satu penyedia layanan kondisi tubuh terbaik dalam bidang terapi berbasis sel punca,” kata dia.
Sebagai prasarana kebugaran yang mana berbasis teknologi biomedis, lanjutnya, ProSTEM sudah pernah menerapkan standar Good Manufacturing Practice (GMP) pada seluruh proses produksi kemudian pengolahan sel punca. Selain itu, ProSTEM juga secara terlibat mengedepankan pendekatan berbasis bukti ilmiah di layanan terapi, dengan terus-menerus melibatkan penelitian terbaru dan juga kolaborasi dengan institusi kondisi tubuh dan juga akademisi terkemuka.
Dengan pencapaian ini, ProSTEM berikrar untuk menguatkan keunggulan layanan dengan memberikan pelayanan kebugaran berbasis sel punca yang dimaksud aman, efektif, kemudian sesuai dengan standar internasional. Selain itu, meningkatkan aksesibilitas dengan memperluas akses warga terhadap terapi sel punca dengan layanan yang tersebut terjangkau tanpa menghurangi kualitas.
ProStem juga berikrar untuk mengupayakan pengembangan penelitian melalui perubahan juga penelitian dalam bidang bioteknologi dan juga regeneratif medis dan juga memberikan edukasi umum dengan meningkatkan pemahaman warga tentang kegunaan serta keamanan terapi berbasis sel punca.






