
JAKARTA – Syarikat Islam (SI) meluncurkan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Syarikat Islam dalam DKI Jakarta pada Kamis, 10 Oktober 2024. Peluncuran ini untuk menghimpun donasi publik untuk kesejahteraan umat termasuk membantu Palestina.
Peluncuran yang digunakan diselenggarakan pada Gedung Sapta Pesona Kemenparekraf DKI Jakarta yang disebutkan dihadiri Menteri Peluang Usaha Pariwisata dan juga Sektor Bisnis Kreatif Sandiaga Uno, Ketua Baznas KH Noor Ahmad, anggota Wantimpres yang juga pengusaha perusahaan Nasional Djan Faridz, Ketua Badan Sektor Bisnis Syariah Kadin Indonesia Taufan Rotorasiko.
Sandiaga Uno menyambut baik peluncuran Laznas SI lalu berharap dapat membantu pemerintah untuk menghapus kemiskinan. “Peran juga publik melalui lembaga amil zakat diharapkan dapat membantu pemerintahan mansejahterakan penduduk Indonesia”, ujar Menteri Peluang Usaha Pariwisata serta Perekonomian Kreatif Sandiaga Uno, Hari Jumat (11/10/2024).
Ketua Baznas KH Noor Ahmad mengatakan, kemungkinan zakat pada Indonesia sebesar Rp700 triliun serta baru sebagian kecilnya dapat dihimpun oleh Baznas serta lembaga-lembaga amil zakat lainnya. KH Noor berharap keberadaan Laznas SI dapat membantu memberikan literasi untuk publik agar mau berzakat melalui lembaga-lembaga amil zakat.
Hal Senada di area sampaikan, Presiden Syarikat Islam Hamdan Zoelva berpesan agar pengurus Laznas dapat bekerja secara profesional agar dapat mengatur dana zakat, infaq, juga sedekah secara transparan lalu kredibel dan juga terus menerus melaporkan penghimpunan dan juga penyaluran dana secara terbuka untuk masyarakat.
“Bila belaka orang Islam tahu dengan membayar zakat itu akan menghasilkan dirinya lebih besar kaya kemudian usahanya lebih lanjut maju, niscayalah merekan akan berbondong-bondong membayar zakat,” ujar mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini.
Wakil Sekjen Syarikat Islam Yudhi Irsyadi Syafii menegaskan, Laznas SI akan memfokuskan diri untuk meningkatkan pencerdasan bangsa melalui program-program bea siswa kemudian perbaikan infrastruktur sekolah serta pesantren, penanggulangan bencana alam, tebar dai ke seluruh pelosok negeri, menyantuni anak yatim kemudian fakir miskin dan juga membangkitkan perekonomian umat.
“Lembaga yang digunakan dipimpin oleh Ir. David Cholik ini insya Allah akan dapat bekerja dengan gesit juga cekatan sehingga keberadaannya dapat terasa di dalam tengah-tengah umat,” kata Yudhi.






