
JAKARTA – PT Bank Aladin Syariah Tbk meminta pengguna mengatur keuangan dengan baik pada menyambut bulan Ramadan. Melalui berbagai item serta kolaborasi menghadirkan kemudahan bagi pengguna untuk menjalani Ramadan.
“Dengan layanan dan juga inisiatif yang dimaksud dihadirkan, kami ingin membantu pengguna menjalani bulan penuh berkah ini dengan tambahan tenang, khusyuk serta penuh keberkahan,” ujar Presiden Direktur Bank Aladin Syariah Koko Tjatur Rachmadi di keterangan tertulis, Sabtu, (8/3/2025).
Bank Aladin Syariah mengusung tema “The Gift of Kindness”, yang digunakan menghadirkan setiap individu untuk menemukan makna mencintai diri sendiri (self-love) melalui muhasabah diri juga meluangkan lebih banyak banyak waktu untuk beribadah.
Pertama, Bank Aladin Syariah menghadirkan layanan Ala Berbagi. Melalui layanan ini, pengguna dapat menunaikan infaq, sedekah, juga zakat dengan praktis, juga melakukan konfirmasi setiap donasi sampai untuk pihak yang dimaksud membutuhkan melalui lembaga amil yang dimaksud resmi dan juga terpercaya.
Lalu, pengguna dapat menyimpan dana di dalam Ala Deposito sesuai prinsip syariah, dan juga menikmati bagi hasil setara dengan 9 persen per tahun (nisbah 68 persen). Layanan ini juga membantu pengelolaan kemudian perencanaan finansial yang dimaksud bijaksana.
Bagi yang dimaksud berkeinginan untuk segera menunaikan ibadah haji, Ala Impian Haji menjadi jawaban untuk mewujudkan perencanaan keberangkatan ibadah. Dengan setoran awal Rp25 juta, pengguna bisa saja secara langsung mendapatkan porsi haji.
Selanjutnya, Bank Aladin Syariah bekerja serupa dengan Aksesmu memberikan dukungan untuk warung kelontong untuk memenuhi keinginan operasi melalui aplikasi. Kini mereka bisa jadi bertransaksi menggunakan Bank Aladin Syariah sebagai metode pembayaran.
Melalui inisiatif Warteg Gratis Alfamart, Bank Aladin Syariah berkolaborasi dengan PT Informan Alfaria Trijaya menyediakan makanan berbuka puasa gratis bagi penduduk yang membutuhkan.
“Kami menghadirkan seluruh penduduk untuk menjadikan bulan Ramadan 1446 H sebagai kesempatan untuk lebih lanjut mencintai diri sendiri, kontemplasi lalu berbagi untuk sesama,” ujar dia.






