
JAKARTA – Ketua Majelis Persatuan DPP Partai Perindo , Hary Tanoesoedibjo (HT) mengingatkan seluruh kader Perindo agar tidaklah kendor di perjuangan membesarkan partai. HT yakin Partai Perindo akan semakin besar, bahkan banyak anggotanya yang mana akan menjadi anggota dewan.
Hal itu ia komunikasikan pada waktu hadir di pelantikan jajaran DPP Partai Perindo, partai berlambang Rajawali mengembangkan sayap di tempat Kantor DPP Perindo, DKI Jakarta Pusat, Rabu (11/12/2024).
“Saya betul-betul mohon. Sekali kita telah berkomitmen, jangan kendor. Chance Partai Perindo untuk menjadi partai yang dimaksud besar, dengan kader-kadernya nanti berbagai di area komite lalu juga di tempat eksekutif. Itu saya yakin dapat diwujudkan. Percayalah,” kata HT di sambutannya.
HT mengaku yakin Partai Perindo akan mendapatkan peluang ke depannya.
“Tahun ini kita start-nya di area sini, tahun depan tambah lagi satu. Kayak umur begitu. Tahun depannya lagi tambah satu, tahun depannya lagi tambah satu, juga seterusnya. Tapi hidup itu dapat kita lama, datar, bukan naik, tapi sekejap kita mampu naik. Dan saya yakin kesempatan itu pasti akan naik,” katanya.
HT juga meminta-minta seluruh kader Partai Perindo untuk meniru Presiden Amerika Serikat Terpilih Donald Trump yang tersebut miliki semangat juang tinggi. “Pak Donald Trump kita tahu dulu, itu sebetulnya perlu ditiru. Dia menghadapi gugatan, gugatan pidana juga, perdata juga. Kita semua tahu itu, tapi militansi ia tiada berubah, fighting spirit-nya ia jalani,” katanya.
Menurutnya, Donald Trump menjadi satu-satunya orang yang digunakan menghadapi hukum masih mampu menjadi presiden. “Satu-satunya presiden yang tersebut jadi presiden, mengundurkan diri dari terus balik lagi jadi presiden pada situasi hukum yang mana dihadapi Bersama,” katanya.
HT menegaskan semangat juang seperti itu harus ditiru. Dia ingin seluruh kader Perindo mempunyai pemikiran untuk bisa jadi meraih kesuksesan ke depannya.
“Saya ingin menggarisbawahi, supaya apa? Supaya kita semuanya semangat juangnya timbul. Sekarang jangan sampai pernah berpikir, oh kita masih jauh, tidak. Kalau kita strateginya benar, team work-nya jalan, tiada saling jegal, semua saling mengisi, saya yakin 4,5 tahun itu waktu yang digunakan cukup untuk memulai pembangunan sesuatu yang tersebut solid,” katanya.






