
Khartoum – Komisi Nasional HAM Sudan pada Hari Sabtu mengumumkan bahwa sedikitnya 300 warga sipil, termasuk 21 anak-anak dan juga 15 wanita, tewas di serangan yang mana dilaksanakan oleh Pasukan bola paramiliter Pendukung Cepat sekali (RSF) ke Perkotaan Al-Nahud, ke negara bagian Kordofan Barat.
Dalam pernyataan resminya, komisi yang dimaksud mengecam "pelanggaran yang dijalankan oleh RSF terhadap warga sipil ke Al-Nahud, salah satunya penargetan langsung, eksekusi, lalu pembunuhan."
Mereka mencatatkan data bahwa nomor penderita tewas masih bersifat sementara akibat pengepungan kota yang dimaksud terus diwujudkan oleh pasukan RSF lalu pencegatan yang digunakan mereka itu lakukan terhadap penduduk yang tersebut melarikan diri atau mengakses bantuan.
Pada Jumat, Jaringan Dokter Sudan melaporkan tambahan dari 100 kematian di serangan yang tersebut sama.
Menurut komisi tersebut, RSF juga menjarah pasokan medis, lingkungan ekonomi lokal, dan juga Rumah Sakit Al-Nahud.
Mereka mengimbau penduduk internasional untuk menekan semua pihak guna melakukan konfirmasi warga sipil diizinkan meninggalkan dari zona konflik dengan aman.
Sementara itu, tiada ada komentar dari RSF terkait laporan tersebut.
RSF pada hari terakhir pekan mengeklaim bahwa mereka telah dilakukan mengambil alih kendali penuh Al-Nahud juga merebut markas besar Divisi Infanteri ke-18 tentara Sudan setelahnya bentrokan dengan pasukan pemerintah.
Kota tersebut, yang tersebut sebelumnya berada di bawah kendali tentara, telah terjadi berfungsi sebagai ibu kota sementara Kordofan Barat sejak Juli 2024, setelahnya RSF merebut ibu kota aslinya, Al-Fula.
Sejak 15 April 2023, RSF telah terjadi berperang bertarung dengan tentara untuk menguasai Sudan, yang dimaksud mengakibatkan ribuan pemukim tewas kemudian menciptakan salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
Lebih dari 20 ribu orang yang terdampar tewas, kemudian 15 jt pemukim mengungsi, menurut PBB dan juga pemerintah setempat.
Namun, penelitian dari para ilmuwan Amerika Serikat memperkirakan total orang yang terluka tewas sekitar 130 ribu.
Sumber: Anadolu
Artikel ini disadur dari Komisi HAM: Korban tewas serangan di Al-Nahud Sudan bertambah jadi 300






