
JAKARTA – Satgas Ramadan dan juga Idulfitri 1446 yang dibentuk PT Pertamina (Persero) mendapatkan respons positif dari para pemudik . Kehadiran layanan Modular, SPBU Siaga 24 Jam, Motorist, juga Serambi MyPertamina dinilai mampu menjaga kenyamanan para pemudik.
Pemilik SUV Fortuner, Wisnu Sambhoro yang tersebut juga pengurus Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Depok periode 2019-2024 ini mengatakan, keberadaan Satgas Ramadan lalu Idulfitri Pertamina sangat memudahkan serta menghasilkan dirinya memiliki berbagai pilihan ketika hendak mengisi Bahan Bakar Minyak ( BBM ).
”Saya cukup mudah memperoleh BBM pada waktu perjalanan mudik. Memang saya sempat meninjau bahwa di area rest area penuh. Makanya saya mengundurkan diri dari melalui pintu tol terdekat yang dimaksud ada SPBU-nya,” kata Wisnu untuk media.
Di SPBU dekat gerbang tol itulah Wisnu yang juga pendiri Komunitas Otomotif Fortuner Owner Club Indonesia (Forci) memperoleh BBM yang beliau butuhkan untuk bisa jadi sampai ke kampung halaman. Setelah itu, Wisnu kembali masuk tol Trans Jawa untuk melanjutkan perjalanan. ”Saya kan mudik ke Malang. Harus ngisi BBM di tempat Boyolali,” tutur Wisnu.
Hal senada diungkapkan Adel, karyawan BUMN di tempat DKI Jakarta yang tersebut mudik ke Gresik. Ia mengaku, perjalanan mudik tahun ini menjadi sangat menyenangkan dikarenakan dengan mudah mendapatkan BBM. Keberadaan Serambi MyPertamina juga menghilangkan kebosanan sekaligus memulihkan kebugaran dia sekeluarga.
”Pasokan BBM aman kok. Kami mudah mendapatkan,” kata Adel.
Adel yang digunakan mulai menuju kampung halaman pada 26 Maret 2025 mengatakan, buah hatinya sangat senang mampir ke Serambi MyPertamina sebab terdapat Kidz Corner. ”Sedangkan suami, bisa saja mengecek kemampuan fisik juga melepas lelah di tempat kursi pijat. Alhamdulillah semua gratis,” kata Adel.
Menurut Adel, prasarana Serambi MyPertamina memang sebenarnya cukup lengkap. Selain Mini Klinik juga Kids Corner, juga menyediakan prasarana lain seperti mushola, barbershop gratis, kursi pijat, area santai, wifi spot, dan juga snack yang digunakan juga gratis.
Direktur Environment and Climate Action Unit The Asia Foundation Indonesia, Alam Surya Putra juga menceritakan pengalaman pada waktu mudik ke Jawa Timur. Menurut Alam, dirinya tidak ada kesulitan mendapat BBM. “Jadi memperoleh BBM pada perjalanan mudik itu sangat mudah. Saya mengisi di dalam rest area Semarang,” kata dia.






