
JAKARTA – Tahun 2024 menjadi salah satu tahun yang digunakan penuh tantangan lalu kesempatan bagi perekonomian Indonesia. Dari kebijakan fiskal, pembaharuan mekanisme subsidi, hingga implementasi kegiatan strategis, semuanya menggambarkan upaya pemerintah di mengupayakan pertumbuhan ekonomi. Namun, beberapa orang kebijakan yang digunakan diterapkan pada 2024 diperkirakan memperburuk daya beli warga kelas menengah di area 2025.
“Kenaikan tarif Pajak Pertambahan Kuantitas (PPN) menjadi 12%, implementasi skema subsidi berbasis nomor induk kependudukan (NIK), juga beban tambahan dari inisiatif Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) menjadi tekanan baru bagi publik kelas menengah,” ujar Ekonom lalu Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat melalui keterangan tertulis, Hari Minggu (29/12/2024).
Selain itu, kenaikan nilai barang permintaan akibat kenaikan harga yang digunakan berlanjut juga menjadi tantangan berat. Tahun 2025 akan menjadi ujian sejauh mana pemerintah mampu mengatasi dampak kebijakan ini lalu menjaga stabilitas dunia usaha nasional.
Berikut adalah rangkuman insiden kegiatan ekonomi penting yang terjadi sepanjang tahun 2024:
Januari: Awal Tahun dengan UU Harmonisasi Peraturan Pajak
Pemerintah membuka tahun 2024 dengan pengesahan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Pajak. Langkah ini bertujuan untuk menyederhanakan sistem perpajakan, meningkatkan efisiensi, juga meningkatkan kekuatan daya saing investasi. Namun, dampaknya pada kelas menengah mulai terasa di tempat 2025, dengan beban pajak yang lebih tinggi terstruktur namun tiada secara dengan segera meningkatkan daya beli.
Februari: Pengetatan Subsidi BBM
Pada Februari, pemerintah mulai mengusulkan inovasi mekanisme subsidi materi bakar minyak (BBM). Subsidi yang digunakan sebelumnya berlaku luas akan diubah berbasis nomor induk kependudukan (NIK). Kebijakan ini bertujuan untuk menegaskan subsidi lebih besar tepat sasaran, tetapi pada 2025, beban biaya transportasi bagi kelas menengah yang digunakan tak memenuhi kriteria subsidi diprediksi meningkat.
Maret: Perpanjangan Kontrak Freeport






